Bandung, Prabunews.com – Ada yang menarik dari hari ini (7/11) bagi para peserta didik, karena hari ini merupakan hari bagi para peserta didik untuk menikmati pembelajaran menyenangkan yang dikemas dengan konsep Sehari Belajar di Luar Kelas ( Outdoor Classroom Day ). Program yang digulirkan oleh Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerjasama dengan Kemendikbud serta Kemenag.

Sebuah bentuk pelayanan pendidikan yang diharapkan dapat lebih mendorong para peserta didik untuk mengeksplorasi kreatifitas dan inovasi pembelajarannya diluar kelas. Kegiatan tahun ini dilaksanakan dengan tema besar “ Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Melalui Kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas “.

Ada beberapa kegiatan yang menjadi acuan dalam melaksanakan kegiatan COD ini, diantaranya Mitigasi bencana, permainan tradisional, tepuk hak anak dan yel-yel sekolah ramah anak dan deklarasi Sekolah Ramah Anak. Di kota Bandung sendiri kegiatan OCD ini dilaksanakan oleh semua sekolah dengan kemasan yang semenarik mungkin.

Edy Suparjoto ( kabid P3TK ) Disdik Kota Bandung, mengatakan Bahwa kegiatan COD ini merupakan tantangan bagi tenaga pendidikan/guru untuk berinovasi membuat sebuah model pembelajaran di luar kelas yang semenarik mungkin.

Kegiatan ini tentunya merupakan pengaplikasian dari semua nilai-nilai pendidikan yang selama ini dilaksanakan dalam proses pembelajaran itu sendiri, seperti penanaman nilai keimanan, peguatan pendidikan karakter,cinta lingkungan, gerakan literasi dan PHBS, lanjut Edy.

Ada banyak variasai COD yang dilaksanakan oleh sekolah-sekolah di Kota Bandung, ada yang melaksanakan pembelajaran dalam rangka membangun team building, membumikan kembali budaya lokal melalui kaulinan budak lembur, sampai mengunjungi pusat-pusat pembelajaran diluar kelas seperti museum.

Semua kegitan COD ini terpantau pelaksanaanya karena setiap sekolah harus teregistrasi melalui pendaftaran online. Dimulai, dari mendaftarkan sekolah, meng-upload kegiatan dalam bentuk dokumentasi foto dan video sampai adanya mekanisme penilaian.

Pendidikan memang sejatinya dikemas dengan kemasan yang selalu menarik bagi siswa termasuk memanfaatkan sarana prasarana ruang pembelajaran yang tidak hanya bersekat dinding beton namun juga di lingkungan luar kelas sehingga kreatifitas dan daya inovasi siswa dapat teramotivasi dengan maksimal.

Bukankah alam merupakan sumber inspirasi dari setiap penemuan besar di bumi ini ?

(Kang Amat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven + six =