Soreang, Prabunews.com – Sesuai dengan program kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, dalam meningkatkan pola hidup sehat masyarakat dan pembangunan yang maju, mandiri dan berdaya saing. Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) terus melaksanakan program kerja reguler tahun 2019. Salah satunya Progam Pamsimas.

Kepala Bidang (Kabid) Infrastruktur Permukiman pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung Ir. Taufik Wahid Ariana., MT menjelaskan lewat pesan whatsapp pada Tahun Anggaran 2019 ada 50 desa yang menerima bantuan Program Pamsimas III, yang mana 40 desa mendapat alokasi anggaran dari APBN dan 10 desa mendapat alokasi anggaran dari APBD Kabupaten Bandung. ”Kami mendapat informasi dari Kemendagri bahwa Tahun 2020 Program ini akan berakhir. Harapan kami Program Pamsimas III ini akan terus berlanjut dengan dukungan Eksekutif dan Legislatif Dalam Rangka Peningkatan Komitmen Daerah sesuai SDGs (Sustainable Development Goals) Tahun 2030 akses layak air minum 100 persen.” Jelasnya (25/11)

Sementara itu kordinator BKM juga salah satu warga Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot dan sebagai warga penerima manfaat progam pamsimas yang akrab di sapa kang ukun, mengatakan ” Progam Pamsimas Di Desa Citeureup sekitar 200 Kepala Keluarga untuk mencukupi kebutuhan Air bersihnya, dan Kami pun sepakat progam pamsimas untuk dilanjut mengingat kebutuhan air bersih untuk warga khususnya di desa kami sangat dibutuhkan ketika musim kemarau atau pun musim Banjir ” Kata Rukmana( kang Ukun)

Lebih lanjut Rukmana mengatakan “Disamping itu progam Sarana Air bersih melalui pamsimas bisa menciptakan pengembangan ekonomi melalui sistem pentaan administrasi pengelolaan air bersih yang mana hal ini sangat membantu pemdes setempat untuk menggali potensi sebagai sumber PADesa.”. Pungkasnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven + twenty =