Sukabumi, Prabunews.com – Sebuah usaha untuk menjaga kelestarian satwa haruslah terus diupayakan. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga keseimbangan alam secara makro. Salah satu kegiatan yang berhubungan dengan upaya konservasi satwa terutama penyu yang ada di Jawa Barat diantaranya hadir di Kabupaten Sukabumi tepatnya di pusat konservasi penyu pantai Pangumbahan.


Di Balai Konservasi tersebut terdapat beberapa orang yang memiliki tugas masing-masing.Dalam pengembangan, NN ( nama samaran ) salah seorang petugas dilokasi tersebut mengatakan bahwa dalam kegiatan konservasi sendiri ada beberapa petugas yang melaksanakan peran tugasnya, ada yang melakukan pendataan, petugas penetasan dan petugas pos terdiri dari 6 orang yang menjaga Garis pantai yang panjangnya 2300m serta 1 orang cadangan.Mereka senantiasa menjaga posnya karena berhubungan dengan penyu-penyu yang menetas di setiap area pos tersebut.


Setelah penyu-penyu itu menetas maka petugas memindahkan telur-telur itu ke lokasi penetasan telur, biasa nya jumlah telur rata-rata 100 butir.
Setelah telur itu menetas maka dikoordinasikan melalui bidang wisata.Dikarenakan wisatawan datang ke lokasi Pangumbahan rata-rata pukul 14-15 maka pelepasan tukik dilakukan pada pukul 17.30.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − 18 =