Bandung, Prabunews.com – Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Jawa Barat, ada di enam daerah yaitu Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu serta Kota Bekasi. Untuk itu Gubernur Jawa Barat H.M. Ridwan Kamil berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 362 / KEP .13 – BPBD / 2020, terhitung tanggal 1 Januari menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor. (3/1/2020)

Penetapan status tanggap darurat tersebut bertujuan agar penanganan dampak dari banjir dan longsor disejumlah daerah di Jabar berjalan cepat dan efektif termasuk diprioritaskan oleh Ridwan Kamil penyelamatan serta evakuasi korban. Berbagai prioritas lainnya kebutuhan dasar, sanitasi, tempat hunian, serta pelayanan Phisisosial  terpenuhi itu harapan Gubernur Jabar. Atas kondisi rawan bencana pemerintah Jabar juga menghimbau agar masyarakat terus menyimak Informasi di medsos, serta mengikuti intruksi dari Badan Badan Kebencanaan seperti BPBD.

Penetapan status tanggap darurat ini juga disampaikan oleh kepala Biro Humas dan Keprotokolan Pemerintah Jabar Hermansyah pada media di gedung sate, seiring dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) yang mengeluarkan peringatan terkait cuaca beberapa hari kedepan sangat Ekstrem, ujarnya hari ini .

(FRD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 6 =