Sumedang, Prabunews.com – Meskipun warga masyarakat Desa Suriamukti Kecamatan Surian berada di wilayah desa terpencil yang hanya berpenduduk di bawah rata-rata desa lain juga terdapat banyak keterbatasan di berbagai hal, tetapi kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat anak-anak dalam meningkatkan pengetahuannya, mereka tetap semangat belajar,terlebih di dukungan penuh orang tua dan pemerintah desanya.

Kondisi seperti ini telah lama menjadi perhatian semua pihak, baik warga maupun pemerintah, untuk itu pemerintah desa terus berupaya keras merubah keadaan dengan terus membangun sarana dan prasarana lingkungan yang menunjang kesejateraan masyarakat termasuk pendidikan sebagai prioritas utama dalam meningkatkan SDM warga masyarakat.

Sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 45 pasal 31: (1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. (3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,

Makna dari Pasal tersebut adalah setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan tanpa kecuali. Walaupun pada kenyataannya, dengan kondisi wilayah yang mempunyai banyak kekurangan, kita dihadapkan dengan berbagai permasalahan pelayanan pendidikan bagi masyarakat. Sudah seyogyanya pemerintah desa yang merupakan ujung tombak negara ini lebih mengedepankan pendidikan untuk meningkatkan kemajuan dalam pembangunan.

Seperti yang dikatakan Kepala Desa Suriamukti Iwan Suprihatman “ pendidikan merupakan faktor utama dalam menentukan kemajuan sebuah bangsa,   dengan tingkat pendidikan yang tinggi, maka akan semakin baik pula sumber daya manusianya, yang pada akhirnya akan semakin tinggi pula daya kreatifitasnya dalam mengisi pembangunan yang sedang kita jalani sekarang ini” .

Masih menurutya,” Pemerintah Desa Suriamukti, telah melakukan berbagai upaya untuk membantu kelancaran dalam pelayanan pendidikan, seperti pelayanan kendaraan antar jemput siswa yang rumahnya jauh dari lokasi sekolah, Hal ini memang sejak dulu menjadi kedala utama dalam peningkatan pembangunan di bidang pendidikan selain kondisi bangunan sekolah khususnya di Desa Suriamukti. Kegiatan tersebut berawal sejak adanya Program Nasional Pembedayaan Masyarakat yang membantu dana untuk biaya transpotasi anak, berlangsung selama tiga tahun, Setelah Program PNPM diberhentikan maka kegiatan tersebut dilanjutkan pendananaanya oleh pemerintah desa dengan menganggarkan dana yang masuk ke desa”

“Selain itu pemerintah Desa Suriamukti juga telah membangun lembaga sekolah bagi anak-anak usia dini, kegiatan ini pun dilakukan sebagian dari kepedulian pemerintah desa terhadap pendidikan, mengingat banyaknya orang tua anak-anak usia pra sekolah yang berminat menyekolahkan anaknya, sementara di Desa Suriamukti tidak ada lembaga khusus untuk anak-anak pra sekolah dan kalupun ada jaraknya jauh, sehingga kami berinisiatif membuat lembaga pendidikan tesebut yang sudah berjalan sampai sekarang”, ungkapnya.

Dilain pihak masyarakat Desa Suriamukti sedikit merasa lega dengan adanya progam yang telah dilaskanakan oleh pihak pemerintah desa terutama pendidikan. Kondisi ini berdampak positif pada perkembangan pendidikan masyarakat, dan berpengaruh pula pada partisipasi masyarakat dalam upaya memajukan dunia pendidikan ini.

Berangkat dari sejumlah permasalahan yang disebutkan di atas pendidikan di Desa Suriamukti perlu dikelola secara khusus dan sungguh-sungguh supaya bisa maju sejajar dengan desa-desa lain. Hal ini bisa terwujud bila ada perhatian dan keterlibatan dari semua komponen masyarakat.

(END)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + two =