Bandung, Prabunews.com – Sebagai penggiat pariwisata Jawa Barat, R. Moch Agus Ramdhani saat ditemui di gedung Sate Jln. Diponegoro Bandung, 29/1/2020, mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, termasuk di Jawa Barat memiliki Geopark Ciletuh yang berada di kabupaten Sukabumi yang sudah diakui UNESCO.


Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, resmi mendapatkan predikat sebagai Unesco Global Geopark (UGG) pada awal Agustus 2017, Geopark ini sudah dinilai tim UNESCO dan Predikat ini tentunya membawa Ciletuh menjadi destinasi wisata dunia. “Potensinya juga sangat besar, juga di setiap potensi potensi desa desa se kabupaten sukabumi yang luar biasa sumber daya alamnya, mulai dari pegunungan, bukit-bukit, persawahan, pertanian, perikanan, peternakan, pantai, hingga sumber daya lainnya yang belum tereksplorasi yang tetap dijaga kelestarian oleh Pemda Kabupaten Sukabumi” papar R. Moch Agus Ramdhani yang biasa di sapa mang Dhani.

“Seiring pelestarian alam Pemerintah Sukabumi juga tetap berupaya dalam Pelestarian Seni Budaya yang ada di kabupaten Sukabumi diantaranya Seni Parebut Se’eng, Jipeng, Dog-dog Lojor, Topeng, Gondang Buhun, Gekbreng, Putri Kadita, Pakujajar, dan masih banyak lagi kesenian khas kabupaten Sukabumi yang tersebar ditingkat kecamatan se kabupaten Sukabumi.

Mang Dhani memaparkan pula bahwa yang paling miris adalah kita krisis kebudayaan seperti halnya kebudayaan gotong royong, siskamling, beras perelek . Kebudayaan hal seperti ini sudah hilang termakan oleh zaman apalagi sekarang sudah zaman teknologi bahkan sudah sampai disebut IT 4.0, seharus nya kebudayaan kita bisa bersanding dengan perkembangan zaman yang tidak melupakan ciri khas utamanya.

Pemberdayaan masyarakat tentunya bisa melalui UMKM, selain pemberdayaan UMKM, bisa juga pemberdayaan dibidang pembukaan lapangan pekerjaan, para SDM dilatih untuk bisa terampil dalam mengelola dan menerima tamu para wisatawan. Disitulah pembangunan kampung wisata berbasis pemberdayaan masyarakat akan tumbuh.

“Sarana dan prasarana juga akses yang menunjang fasilitas Geo Park Ciletuh sebagai Tujuan Wisata Dunia oleh UNESCO harus diapresiasi semua pihak terutama Pemda Sukabumi” pungkas mang Dhani. Maka kewajiban pemerintah untuk memperhatikan aksebilitas jalan menuju kawasan pariwisata, pembinaan dan promosi jika obyek wisata sudah berjalan.

(YR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − ten =