Tasikmalaya, Prabunews.com – Tari Jaipong merupakan tarian tradisional yang sangat populer di Indonesia. Tarian ini diciptakan oleh seniman berdarah Sunda yaitu Gugum Gumbira dan Haji Suanda.

Gerakan tari dalam tari jaipong ini sangat enerjik, ceria, dan humoris, sehingga banyak orang yang ikut menari saat menonton pertunjukan tarian ini.

Selain itu tarian ini juga sering mengundang gelak tawa para penonton. Karena keunikannya, sampai sekarang tarian ini masih sangat diminati masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Barat.

Baca juga : Pentingnya Menjaga Kelestarian Alam dalam Pembangunan Pariwisata Diseluruh Kawasan Wisata Indonesia

Untuk menjaga kepopuleran seni jaipong ini maka penting untuk menurunkannya pada anak – anak usia produktif. Acara pasanggiri jaipong yang di selenggarakan di Yogya Hz Tasikmalaya sukses terlaksanan dengan menghadirkan 90 peserta dengan dua kategori.

Acara yang berlangsung selama dua hari itu ( 1-2 Februari 2020) mengusung visi dan misi ngamumule budaya sunda ku pasanggiri.

Pengenalan seni jaipong pada anak juga merupakan salah satu bentuk bagaimana menumbuhkan rasa suka dan salah satu cara menjaga dan terus melestarikan buddaya.

“Sebagai tolak ukur kemampuan si anak sih ka sebenarnya, sebagai uji mental, melatih keberanian anak “ Ujar Riztan hiddayat saat ditanyai peran penting pasanggiri jaipong.

(SF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 1 =