“Dan ini bisa dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat, asalkan ada pengajuan terlebih dahulu,” tegasnya.

Menurut Dedi, pihaknya terus melakukan pembenahaan dan penataan, agar museum lebih sehat dan nyaman dikunjungi.

Monju atau Monpera yang berlokasi di Jalan Dipati Ukur No. 48, Kelurahan Lebak Gede dan Sadang Serang, Kecamatan Coblong Kota Bandung, bangunannya berbentuk bambu runcing yang dikolaborasikan dengan gaya arsitektur modern.

Baca juga : Pemkot Bandung Ajukan Bantuan Dana Sebesar Rp 784 Miliar ke PEMPROV JABAR

Lokasinya, bergaris bentang lurus dengan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, dan di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad).

Di bagian bawah bangunan monumen terdapat ruangan cukup besar, yang berfungsi sebagai Museum Sejarah Perjuangan Rakyat Jawa Barat.

Letak monumen yang penggunaanya diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, R. Nuriana, 23 Agustus 1995 ini sangat strategis, karena berada dalam satu titik area kunjungan wisata sejarah, yaitu Museum Geologi Bandung, Museum Pos, dan Gedung Sate. Sehingga bisa dikunjungi dengan berjalan kaki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 − 1 =