Bandung– Prabunews – BNN RI dipimpin Deputi Penindakan, Irjen Pol Arman Depari, memimpin penggerebekan sebuah rumah No E 8 Komplek Pemda, RT 3 RW 4 Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik. Rumah tersebut diduga sebagai pabril pembuatan pil Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC).Dari rumah tersebut petugas BNN mengamankan sebanyak tujuh tersangka. ” Ada jutaan pil PCC yang ada di dalam rumah tersebut,” kata Arman di lokasi. Minggu ( 23/2/2020)

Menurut Arman ada dua mesin pembuat pil PCC di dalam rumah. Namun demikian tim BNN RI masih melakukan penggeledahan di dalam rumah tersebut. Ke tujuh tersangka yang diamankan masih berada di dalam rumah tersebut. ” Sedang kita lakukan penggeledahan. Tunggu nanri kita sampaikan,” kata dia.

Ketua RT 03 Leni Hapsari (45 tahun) mengaku tak duriga dengan rumah dengan pagar tembok bercat purih merah tersebut. Pemilik rumah yang belum diketahui identitasnya itu, kata dia tak pernah melapor kepada dirinya. ” Tak curiga. Kondisi rumahnya selalu tertutup dan sepi,” kata dia

Dari pantauan Republika rumah tersebut luas tanahnya sekutar 200 meter persegi dan berada di paling ujung Kompel Pemda. Luas rumah tersebut sekitar 100 meter persegi. Di bagian samping rumah bercat coklat itu ada sebuah ruangan yang dijadikan tempat produksi pil PCC. Di dalam ruangan tersebut pembuatan pil PCC dilakukan. ( MRT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − ten =