Bandung, Prabunews.com Hujan lebat yang mengguyur kota Bandung pada hari Jumat (1/5) dan sabtu dini hari (2/5) telah menimbulkan banjir dibeberapa titik Kota Bandung.

Satu hal yang menjadi turunan manakala hujan deras turun di area bandung terutama di daerah-daerah aliran sungai.Hujan sangat lebat itu membuat material longsor menimbun kali Cikakak di Kelurahan Sukabungah Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Sontak meluapnya aliran sungai tersebut membanjiri 197 rumah di RW 03 dan RW 06 Kelurahan Sukabungah.
Pada saat terjadinya peristowa tersebut, sejak semalam, Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB), serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung, dan aparatur kewilayahan langsung membantu warga setempat untuk mengevakuasi diri. Sebagian ditampung di rumah-rumah tetangga, sebagian lain mengungsi ke masjid setempat.

Hujan lebat itupun tidak hanya menyisakan masalah di wilayah itu, namun ternyata menggerus struktur tanah
TPU Cikutra Bandung yang berujung terjadinya longsor.

Akibat hujan yang mengguyur kota bandung , dua blok pemakaman di TPU Cikutra Bandung, yaitu blok F dan blok E 2 longsor. Kejadian longsor di area pemakaman tersebut pun telah mengakibatkan 12 jenazah yang ada di blok tersebut tergerus longsor petang tadi. TPU yang longsor tersebut berada di wilayah RW 02 RT 06 Kelurahan Neglasari Kecamatan Cibeunying Kota Bandung.

Ke 12 jenazah yang tergerus longsor tersebut telah dipindahkan dan dimakamkan kembali di blok G lama TPU Cikutra.

Sampai saat ini belum ada pihak-pihak yang bisa dimintai keterangan sehubungan dengan terjadinya bencana ekologi ini.Sejatinya manakala pengawasan dan pengembangan tata kelola pemanfaatan lahan selalu berprientasi pada kesemestian diharapkan kejadian-kejadian ini tidak akan terjadi. (Kang Amat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 4 =