JAKARTA, Prabunews.comJumat (5/6), Rupiah di pasar kembali unjuk gigi di akhir pekan ini, rupiah spot ditutup di level Rp 13.878 per dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, mata uang Garuda ini berhasil menguat 1,56% dibanding penutupan Kamis (4/6) di Rp 14.095 per dolar AS. Ini juga menjadi level terbaik bagi rupiah sejak 24 Februari 2020 lalu. Kala itu, rupiah masih bertengger di posisi Rp 13.872 per dolar AS.

Dengan posisi ini, rupiah pun menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan. Pergerakan mayoritas mata uang di Asia pun berada di zona hijau.

Dilansir kontan.co.id Hingga pukul 15.00 WIB, hanya yen Jepang yang terlihat melemah atas the greenback setelah turun 0,21%.

Sementara itu, won Korea Selatan berada di di bawah rupiah setelah menguat 0,96%. Dilanjutkan oleh dolar Singapura yang juga naik 0,49%.

Kemudian, dolar Taiwan dan ringgit Malaysia sama-sama terapresiasi 0,41%. Peso Filipina dan yuan China pun berhasil naik, masing-masing 0,36% dan 0,28%.

Baht Thailand juga menguat 0,24%, disusul oleh rupee India yang naik tipis 0,06%. Sedangkan dolar Hong Kong terlihat stabil.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 4 =