Konawe Utara, Prabunews.com – Hujan yang terus menerus di sebagian besar wilayah Provinsi Sulawesi tenggara sudah mulai menimbulkan akibat, salah satunya di kabupaten Konawe Utara, Beberapa daerah di Konawe Utara mulai di rendam air siang tadi (19/6/2020), air terutama merendam jalan poros nasional antar provinsi yang menghubungkan provinsi sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah, air Juga menutupi sebagian jembatan Linomoyo.

Konawe Utara adalah salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara yang mempunyai deposit Nikel yang sangat besar sehingga banyak pengusaha tambang yang mencari peruntungan di sana dan mengolah tambang nikel baik legal, selain tambang nikel Kabupaten ini juga terkenal dengan luasan kebun sawitnya yang antara lain di miliki oleh PT Damai Jaya Lestari milik Almarhum DL Sitorus, dan yang terakhir adalah rencana kebun tebu dan pabrik gula milik PT Jhonlin yang sementara dalam proses konstruksi.

Pada Musim hujan Konawe Utara selalu menjadi langganan banjir hal ini berkaitan dengan kegiatan kegiatan yang di sebutkan tadi, efek domino dari semua kegiatan tadi produk akhirnya adalah banjir dan kerusakan alam. pada tahun 2019 konawe utara mengalami bencana banjir besar seperti di kutip dari release dinas PUPR Kabupaten Konawe Utara bahwa banjir merendam 7 kecamatan dan 48 desa dan mengakibatkan 186 KK mengungsi, 375 rumah hanyut, 303 unit rusak berat, 302 unit rusak sedang, 499 unit rusak ringan dan 4 unit jembatan hanyut.

(Red/AT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 3 =