Pangalengan, Prabunews.com – Setelah ramai diberitakan dugaan KPBS Pangalengan Buang Limbah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung akhirnya menindaklanjuti nya . Rabu (15/07/2020)

Kepala Seksi Penataan Hukum Lingkungan DLH Robi Dewantara kepada media menyampaikan ” Hasil dari pengawasan dinas lingkungan hidup, dan dari sektor 21 juga dari kewilayahan terus dari intansi lainnya, dengan perkembangan hasil pengamatan ke KPBS, dan berdasarkan hasil pemeriksaan kemarin. Hari ini memang ada titik-titik saluran, yang kami tutup saluran pembuangan air limbah yang ke luar, Dan pembuangan air limbah nya memang bukan dari produksi dari ipal secara langsung tapi memang dari kegiatan-kegiatan terutama dari ceceran -ceceran, yang memang lama kelamaan jadi banyak, oleh karena itu kita sesuai dengan perintah pimpinan Kepala Dinas Lingkungan Hidup saya diperintahkan untuk melakukan pemeriksaan kembali termasuk dalam terkait penutupan saluran-saluran yang diduga sebagai saluran untuk pembuangan air limbah, terutama air sisa hasil kegiatan, yang tidak boleh dilakukan pembuangan secara langsung. ” sampai Robi

Lebih lanjut Robi menyampaikan ” Sementara ini kita lakukan lokalisir penutupan terhadap 5 titik, 5 titik ini yang diduga sebagai saluran pembuangan air limbah yang dikeluhkan oleh warga, tadinya kita mau lakukan penutupan di luar secara tutup langsung, tapi memang kondisi di sana ada aliran saluran lain atau aliran dari pasar,dan saluran aliran dari warga, sebab itu kita tidak bisa melakukan penutupan secara langsung maka dari itu untuk tindak lanjutnya kita tutup di dalam aja ada 5 titik yang kita lakukan penutupan jadi lima titik ini yang di tutup sebagai indikasi saluran yang keluar ” lanjut Robi

Sementara Agus meneger produksi KPBS kepada media mengatakan, ” kedepan kita akan membuat saluran pembuangan sendiri, dan memang sudah dimulai pengerjaannya, jadi nanti saluran pembuang dari KPBS akan terpisah dengan pembuangan dari warga dan pasar” singkat nya.

Penutupan 5 titik saluran KPBS selain di hadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Juga di hadiri oleh Subsektor pangalengan Sektor 21, Badega lingkungan, Satpol PP, serta perwakilan dari wilayah.

(Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 16 =