Seminar Daring Strategi Pengembangan Bisnis Berbasis Digital

Oleh

KENI KANIAWATI SE.M.Si

 

Salah satu implementasi dar Tri dharma pergusruan Tinggi adalah Pengabdian Kepada Masyarakat. Pada Hari Sabtu, 22 Agustus 2020, Tim Hibah PKM Ristek Dikti yang diketuai oleh Keni Kaniawati menyelenggarakan Seminar Daring PKM dengan tema”Pengembangan Bisnis Berbasis Digital” dengan Keynote Speaker Prof. Dr. Endang Caturwati S.ST. MM. dan para narasumber yang terdiri dari Sigit Anggoro ST.MT, Sulistia Suwondo SE.Msi.Ak., Keni Kaniawati SE.M.Si., Moderator Enung Suwarni SE.MBA, MC: Farginaya Kamila Dewi Host : Riyan Mardian SE.Farlaniza Putri Utami S.PD, Agil Gumelar,
Muhammad Ryazka. SemDaring dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr.R.Adjeng Febrianti SE.MM. dan Ketua LP2M Ibu Dr. Ratna Komala Putri SE.M.Si.

Para peserta SemDaring terdiri dari Dosen, praktisi, pegiat UMKM/IKM dan masyarakat umum dengan jumlah peserta lebih dari 100 orang. Dalam masa Pandemi Covid- 19 menganjurkan seluruh masyarakat untuk stay at home. Agar aktifitas kebiasan baru bisa lebih efektif maka panitia Hibah PKM Ristek Dikti mengadakan seminar yang dilaksanakan secara daring. Seminar Daring ini bertujuan untuk membangun pemahaman filosofis tentang pengembangan bisnis secara digital, membangun pemahaman penerapan tentang strategy digital di era AKB.

Diawali dengan Keynote Speaker Prof Dr. Endang Caturwati , menurut beliau dalam masa covid-19 sudah saatnya UMKM untuk bangkit kembali dalam menjalankan aktifitas usahnya . Bisnis Digital atau bisnis online, adalah system atau cara pemasaran melalui internet, berbisnis secara online juga terbilang sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak biaya di antaranya untuk menyewa ruko, membeli stok barang, membayar karyawan dan lain sebagainya.

Usaha kecil menengah merupakan sektor ekonomi yang menggerakkan perekonomian Indonesia. Sebagai salah satu penggerak utama ekonomi Indonesia, pemilik usaha kecil menengah harus melek terhadap perkembangan teknologi karena besar pengaruhnya terhadap bisnis. Semua industri harus siap menghadapi revolusi industri ini, tidak terkecuali usaha kecil menengah. Agar bisa tetap bertahan dalam persaingan era
revolusi digital, usaha kecil menengah harus menerapkan teknologi terbaru.

Menurut Para Narasumber diantara nya Keni kaniawati, UMKM /IKM bisa survive dalam masa pandemi covid-19 ke new normal dengan memperkuat Imunitas UMKM . Oleh karena itu upaya yang harus dilakukan UMKM sebagai berikut:1)UMKM harus menjaga posisi dana tunai, maksudnya amankan likudiasi, solbavilitas usaha;2)Adapt to New normal ,artinya UMKM harus bisa menyesuaikan diri/beradaptasi terhadap keadaan sekarang (New
Normal) caranya dengan work from home, menjaga kesehatan, keselamatan keluarga, karyawan.

Dengan waktu yang cepat temukan peluang bisnis baru, problem solving, inovasi produk, inovasi usaha. Adapun peluang bisnis itu ada pada bidang: kesehatan (APD,masker, hand sanitizer); teknlologi (aplikasi google meet,Bigbluebutton, zoom,virtual meeting secara daring/online); farmasi, jamu/peningkatan imunitas; pangan/ pengusaha kuliner rumahan; new normal memerlukan jejaring distribusi yang lebih luas yang disebut network of
network.3) Survive Through Ecosystem,artinya kita akan bertahan kalau kita mampu bertahan dalam ekosystem kita.;4) Invest In This Time, artinya dengan work from home kita harus meningkatkan kemampuan/skill kita.

Misal dengan mengikuti webinar, workshop/pelatihan secara daring;5)Be The Calm in the Strom artinya dalam masa covid-19 ke new normal kita harus tenang dalam menghadapinya dengan usaha semaksimal mungkin., bisnis yang bisa survive bukan yang besar/menengah/kecil tetapi yang bisa beradaptasi, hadapi kenyataan, fokus apa yang harus dilakukan dan bantu orang lain/peduli sosial, up grade diri untuk beralih dari offline ke online selling, everithing is changing.

Sigit Anggoro menyatakan kesuksesan digital marketing ditentukan beberapa factor, salah satunya yaitu kualitas konten yang digunakan.Konten yang berkualitas dapat menjadi daya tarik konsumen untuk melakukan pembelian.

Optimalisasi pemasaran digital meliputi: sales funneling, moment of truth dan go to digital. Menurut Sulistia Suwondo, bagi umkm/IKM laporan keuangan sangatlah penting, untuk mengetahui salah satu diantaranya perkembangan usahanya, dengan adanya SAK EMKM ditujukan untuk entitas mikro kecil menengah untuk menyediakan informasi posisi keuangan dan kinerjankeuangan suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi oleh siapapun yang tidak dalam posisi dapat meminta laporan keuangan khsusus untuk memenuhi kebutuhan informasi tersebut.

Demikianlah betapa pentingnya laporan keuangan bagi UMKM karena selain bisa mengontrol biaya operasional bisnis juga bisa mengetahui hutang piutang hingga mungkin memperhitungkan pajak, mengoptimalkan biaya yang dimiliki sebagai perencanaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *