Bandung, Prabunews.com – Buntut dari berlarut-larutnya kepastian hukum terhadap orang tua korban salah sasaran berupa pemukulan yang dilakukan oleh beberapa oknum polisi Shabara Polrestabes Bandung terjadi pada hari ini (21/9).

Puluhan Pemuda dan Mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Aksi (BARAK) Pemuda dan Mahasiswa pagi tadi melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Jawa Barat.

Mereka mengutuk keras aksi pemukulan / tindakan kekerasan salah sasaran yang dilakukan oleh oknum polisi terlebih lagi yang menjadi korban kali ini adalah remaja dibawah umur.

H. Rizky ketua aksi mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan tindakan tersebut yang secara jelas dilakukan oleh petugas, aparat penegak hukum yang sejatinya menjadi pelindung, pelayan dan pengayom bagi semua lapisan masyarakat.

Sehubungan dengan tindakan yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut maka pihaknya melayangkan beberapa tuntutan diantaranya :

– Menuntut hukuman pidana, hukuman kode etik dan disiplin kepada oknum aparat polrestabes Kota Bandung yang secara fakta melakukan intimidasi dan pemukulam salah sasaran terhadap pelajar/remaja dibawah umur.

– Menuntut propam untuk profesional, akuntabel dan transparan untuk menindak oknum aparat polrestabes Kota Bandung yang melakukan intimidasi dan pemukulam salah sasaran terhadap pelajar/remaja dibawah umur.

– Copot Kapolrestabes Kota Bandung apabila tidak mampu menuntaskan peristiwa tersebut

Kita sangat berharap agar masalah ini cepat selesai sebagai sebuah bentuk profesionalisme polisi dalam menegakan supremasi hukum dan menjadi bentuk nyata atas hadirnya rasa keadilan bagi seluruh lapisan warga masyarakat dengan tanpa kecuali, ungkap Rizky.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 15 =