Bandung, Prabunews.com – Sudah menjadi pemandangan biasa manakala musim kampanye pilkada ada banyak alat peraga kampanye yang dipasang oleh para Timses dari masing-masing calon.

Namun yang menjadi bagian dari keprihatinan aktivis lingkungan adalah adanya pemasangan APK pada pohon-pohon.

Hal itulah yang menggerakan Forum Komunikasi Pencinta Alam Kabupaten Bandung (FKPA) pada hari ini (21/11) untuk melakukan pembersihan pohon dari segala atribut termasuk yang ditempelkan dengan cara dipaku.

Ada sebanyak 200 orang perwakilan dari 182 Lembaga PA dibawah Naungan FKPA yang ikut terlibat dalam.gerakan ini.Mereka secara serentak bergerak di beberapa lokasi seperti Wilayah Solokan Jeruk, pintu Rancaekek, Cijapati, Majalaya, wangi Sagara, ranca kole, Ciparay dan Baleendah.

Nurman, salah satu pegiat lingkungan Kabupaten Bandung mengatakan bahwa pihaknya sangat merasa sedih dan prihatin atas perlakuan para timses bupati terhadap pohon pada saat pemasangat APK dan lebih parahnya lagi tidak ada dari semua calon yang merespon atau peduli terhadap Peringatan Hari Pohon.

Padahal secara pribadi semua timses diberi informasi berupa ucapan atau himbauan untuk mencabut semua Apk yang di pasang di pohon.
Kegiatan ini pun sebetulnya sebagai sebuat protes terhadap Satpol PP dan Bawaslu yang tidak memiliki keberpihakan terhadap lingkungan dalam hal ini pohon, ujar Nurman.

Nurman mengatakan ada banyak APK yang dipasang oleh semua Paslon. Keinginan kami idealnya para timswa Bupati bersama-sama bergerak mbersihkan APK yang ditempel bahkan dipaku di pohon sebagai bentuk tanggung jawab dan menghormati terhadap pohon.

Kegiatan pembersihan pohon pun dilakukan terhadap aksi vandalisme terhadap pohon yang sangat banyak sekali jenis nya, dari mulai iklan Alat bantu sex, iklan sedot WC, yayasan pendidikan dan sebagainya.

(Kang Amat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − thirteen =