Cicangkang Girang, Prabunews.com – Pemberian kompensasi atas Pembangunan Saluran Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 KV jalur Depok – Tasikmalaya yang merupakan proyek Strategis Nasional, di Desa Cicangkang girang, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung barat, Rabu (26/11/20).

Perwakilan PT PLN manager bagian Yusup Riyadi UPT Bandung mengatakan, hari ini, Rabu (26/11/2020) merupakan kegiatan pemberian kompensasi ROW untuk pembangunan Sutet jalur Depok – Tasikmalaya dan ini rangkaian terakhir dari kegiatan yakni pemberian atau pembayaran kompensasi kepada warga melalui buku tabungan.

“Yang menerima buku tabungan ini merupakan warga dari Desa Cicangkang girang, Kita menyatukan mereka dalam satu tempat yaitu di Balai Desa Cicangkang girang ini,” katanya.  Menurutnya, jumlah warga tersebut yang hari ini diberikan buku tabungan dan akan langsung ditransfer melalui rekening masing-masing warga yang telah menerima buku tabungan tersebut kurang lebih sebanyak 40 warga. katanya.

Disampaikannya, demi keamanan bersama pembayaran kompensasi akan dilakukan via transfer, dimana pihaknya bekerjasama dengan Bank BRI, dan pembayaran kompensasi akan langsung ditransferkan oleh PLN tanpa pihak ketiga ke masing-masing rekening warga. “Jadi nanti warga dibuatkan satu rekening untuk penerimaan kompensasi ini,” ungkapnya.

Berdasarkan aturan, warga yang menerima kompensasi ini sudah diatur dalam Permen ESDM Nomor 27 Tahun 2018, PLN akan memberikan kompensasi untuk ROW kepada pihak yang dilintasi SUTET ini, serta jumlah nominal pun sudah ditentukan oleh Permen ESDM tersebut. “Disitu dijelaskan bahwa ketika kita membangun sutet 500KV untuk dua sirkit, jarak dari as towernya itu 17 meter ke kanan dan 17 meter ke kiri, itu yang akan kita bayar kompensasinya yang sudah terbayar di ROW sebelumnya tidak dibayar lagi” jelasnya.

Sementara itu, lurah desa Cicangkang girang Drs Tatang S mengatakan, kegiatan kompensasi ini sudah berjalan sesuai dengan alur dan sudah koordinasi dan sosialisasi dengan pihak PLN. “Kemarin PLN sudah memberikan pendataan, dan sekarang pemberian kompensasi sutet 500 KV,” katanya.

Disampaikannya, pencairan kompensasi ini juga melibatkan Bank BRI, karena kompensasi akan dikirim langsung ke rekening masing-masing. Data ini berdasarkan data awal yang sebelumnya sudah dilakukan survey dan sudah valid. “Semuanya sudah menjadi ketentuan, apalagi ada sekitar 40 warga yang terkena jaringan transmisi ini, dengan nilai yang berbeda-beda,” katanya.

Dirinya menghimbau kepada seluruh warga, dimasa pandemi Covid-19 ini, bagi warga yang menerima kompensasi, agar dapat digunakan dengan baik dan bijak. “Jangan sampai hasil kompensasi ini digunakan untuk hura-hura. Gunakan ini dengan baik, jangan konsumtif,” ungkapnya.

(ADN/LA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 − 1 =