Bandung, Prabunews.com – Bandung memiliki modal untuk lahirnya sebuah gerakan bersepeda dengan nyaman seperti udara yang sejuk, jalanan yang rindang dan beberapa ruas jalan dengan trotoar yang lebar, sehingga bisa berbagi ruang dengan pejalan kaki.

Daya tarik kota dan sejarahnya juga akan menjadi tema yang menarik untuk dieksplorasi oleh para wisatawan.

Terlebih lagi saat ini animo masyarakat terhadap penggunaan moda transportasi ini semakin tinggi serta adanya dukungan dari pemerintah Kota Bandung untuk semakin memanjakan para pengguna sepeda dengan adanya jalur sepeda serta dukungan terhadap program langit biru.

Sehingga gerakan masif bersepeda sejatinya harus menjadi ruh perubahan budaya baik masyarakat dengan dukungan dari pemerintah untuk mengambil sebuah keberanian menjadikan sepeda sebagai alternatif moda tranpsortasi wajib yang digunakan pada hari tertentu.
Hal inipun sesuai aspirasi yang disampaikan oleh warga Bandung pada saat acara NgoPi Bandung yaitu tentang Gerakan “Jumat Bersepeda Bagi ASN “.


Sebuah upaya untuk memberi keteladanan bagi warga Bandung secara umum.

Seiring dengan kemungkinan perlunya akses yang terkoneksi dan memberikan kenyaman bagi pesepeda, Perum Damri Cabang Bandung berupaya menyiapkan Program Bus 4 Bike.

Sebuah program untuk menyiapkan space sepeda didalam bis.

Ahmad Daroini, S.Sos, M.M, GM Cabang Bandung Perum Damri Bandung

Ahmad Daroini, S.Sos, M.M, GM Cabang Bandung Perum Damri Bandung mengatakan bahwa program Bus 4 Bike diorientasikan untuk melayani para pesepeda yang memerlukan pemotongan jalur kalau jarak tempat tinggal ke lokasi aktivitas dinyata sangat jauh (4/12).
Jadi dengan adanya program ini pesepeda tidak perlu merasa khawatir dengan jarak yang dianggap cukup jauh.

Sudah kami siapkan dari 11 rute layanan, semua bis telah disiapkan dengan fasilitas space sepedanya, namun untuk saat ini baru bisa difasilitasi untuk yang sepeda lipat dengan jumlah daya tampung 8-10 seli.

Kedepannya kami pun akan memberikan akses pelayanan yang sama bagi pengguna sepeda MTB dan sejenisnya dengan cara memangkas jumlah tempat duduk penumpang.Tiap bis nantinya bisa menampung 20 pesepeda bersama sepedanya dqn sementara nantinya sebagai langkah awal akan difasilitasi 2 bis masing-masing rute, ungkap Rony.

Ini merupakan sebuah jawaban atas upaya pemerintah Kota Bandung dalam rangka menjadikan kotanya sebagai Kota Sepeda dan bagian dari gerakan yang mendukung program langit biru.Selain mengurangi padatnya jumlah kendaraan pribadi dan beralih ke moda transportasi publik.

(Kang Amat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve − 11 =