Bandung, Prabunews.com – Polda Jabar melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba selama tahun 2020, dalam pemusnahan ini sejumlah jenis narkoba dan minuman keras berhasil diamankan dari hasil pengungkapan oleh Ditresnarkoba dan Satnarkoba Polres Jajaran.

Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri menjelaskan, bahwa pengungkapan narkoba ini bukan hanya ceremony belaka.

“Kegiatan ini bukan hanya ceremony, kami konsisten memeberantas narkoba, kita harus yakin betul soal narkoba dan harus terungkap sampai ke akarnya,” jelasnya, Selasa (22/12) di Mapolda Jabar.

Kapolda Jabar menegaskan, bahwa penegakan hukum kasus narkoba harus terus dilakukan.

“Penegakan hukum harus terus dilakukan, kami selaku penegak hukum, yakin bahwa barang yang kita sita, lalu kita musnahkan, barang bukti yang kita sita itu ada dan tidak kemana-mana, sebagai bukti pertanggungjawaban kami selaku penegak hukum,” jelasnya.

Selain narkoba ada juga minuman keras, kemudian juga ada minuman yang oplosan.

“Ada macam-macam ya tetapi yang saya ingin katakan adalah ini ancaman terhadap generasi muda kita dan masyarakat kita, oleh karena itu makna dari pemusnahan ini kita ingin menunjukkan bahwa sebegitu berbahayanya dari sabu dan ganja yang beredar tadi andaikan itu beredar di masyarakat, berapa korban? Jadi itu kita maknai seperti itu,” pungkasnya.

Jumlah barang bukti yang dimusnahkan, yakni 14.487.16 gram sabu, 1.500,64 gram ganja, obat-obatan 161.518 butir , 120.641,74 gram tembakau gorila, 20.057 botol miras, 1.280 liter tuak.

Dalam pemusnahan tersebut, hadir juga Kepala BNNP Jabar Brigjen Sufyan Syarif, BPOM Jabar, Dinkes Jabar, serta Ketua MUI Jabar, dan sejumlah elemen organisasi anti narkoba.

(mht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − two =