Cimahi, Prabunews.com – Kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat diperlukan guna menyempurnakan tujuan serta memberikan input atau masukan atas kebijakan yang telah dibuat agar lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Rabu (13/01/2021).

Atas inisiatif Aliansi Peduli Bandung (APB) yang terdiri dari Manggala Garuda Putih, GMBI, LSM TUAR dan Paguyuban AKSAN melaksanakan audiensi dengan PD Pasar Kota Bandung bertempat di Jalan Sederhana.

Kesempatan audiensi ini akan dimanfaatkan oleh APB guna memberikan masukan-masukan agar PD Pasar Kota Bandung bisa lebih berkembang dan tidak menjadi beban daerah tetapi sebaliknya menjadi sumber PAD Kota Bandung.

APB berharap audiensi bisa langsung bertemu dengan direksi akan tetapi pada saat pelaksanaan hanya diterima oleh Saudara Hendra dari divisi Humas PD Pasar.

Hal ini membuat APB kecewa karena merasa diremehkan meskipun sebelum audiensi dilaksanakan APB telah melayangkan surat dan sampai saat ini tidak ada respon dari PD Pasar, kekecewaan lainnya yaitu tidak bisa langsung bertemu dengan pejabat pembuat kebijakan.

Akhirnya audiensi gagal total karena APB melakukan walk out, dan melalui perwakilannya Abah Mansur menyatakan bahwa Aliansi Peduli Bandung merasa kecewa atas sikap PD Pasar Kota Bandung yang tidak menjalankan Undang-Undang No 25 mengenai pelayanan publik dan tidak peduli dengan permasalahan yang muncul selama ini, serta mengutarakan akan melakukan aksi selanjutnya dengan turun ke lapangan guna menuntut kinerja PD Pasar Kota Bandung yang selama ini kurang memperhatikan keadaan pedagang, pungkas Abah.

(Dadan Sambas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × one =