Pasuruan, Prabunews.com – Selama ini anak buah Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, dibuat geram oleh ulah Misto (28), warga Desa Grati Tunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Itu terjadi lantaran polisi berkali-kali menerima laporan penjambretan yang dilakukan oleh Misto. Sehingga tak salah ketika hendak ditangkap tapi berusaha kabur, polisi terpaksa memberikan hadiah sebutir peluru di kakinya.

“Pelaku sudah beraksi di 13 kali TKP di wilayah hukum Pasuruan Raya. Dia terpaksa kami tembak karena melawan saat ditangkap,” jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, Senin (18/1/2021).
Dikatakan, selain menangkap Misto, Tim Resmob juga membekuk seorang penadah bernama Satoha (23), warga Desa Grati Tunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Penadah inilah yang selama ini membeli barang hasil rampasan kelompok Misto.

Dijelaskan, perburuan terhadap Misto dilakukan setelah dia teridentifikasi melakukan penjambretan terhadap Yanti (25), warga Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan pada 13 November 2020. Saat itu korban dan anaknya dibonceng suami dengan motor melintas di Jalan Raya Pasuruan-Probolinggo, Desa Kawisrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Sampai di TKP itu, tas berisi dompet dan handphone (HP) yang dibawa korban dirampas pelaku dan seorang temannya. Setelah berusaha mengajar tapi tak berhasil, korban melapor ke polisi. Dari laporan itu, Satreskrim Polres Pasuruan Kota melakukan penyelidikan. Meski licin bak belut, Misto akhirnya disergap saat berada di Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati.

“Saat dilakukan penangkapan oleh Tim Resmob, tersangka ini melawan, sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur pada bagian kaki kanannya,” ungkap Arman.

Arman menambahkan, dalam pemeriksaan Misto mengaku bahwa selama ini dia menjambret bersama dua temannya secara bergantian. Dua teman Misto yang berinsial DN dan BR itu kini sudah masuk DPO Satreskrim Polres Pasuruan Kota. “DN dan BR yang secara bergantian menemani tersangka Misto menjambret. Kedua pelaku itu masih kita selidiki keberadaannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 4 =