Bandung, Prabunews.com – Meningkatkan kapasitas dan kemampuan guru merupakan sebuah keharusan di dalam menghadapi tuntutan perubahan zaman.

Hal itulah yang dilakukan oleh MGMP SMP Bahasa Indonesia Kota Bandung sebagai rumah berbagi dan saling menguatkan kapasitas sesama guru Bahasa Indonesia dengan menyelanggarakan webinar bertema ” AKM dan Teks dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia ” (6/3).

Widaningsih, M.Pd Ketua MGMP Bahasa Indonesia mengatakan tujuan penyel
enggaraan webinar ini di antaranya :

1. Lebih memajankan pemahaman terkait AKM bagi yang pernah ikut Bimtek AKM di Portal Guru Belajar karena bimtek secara daring keberhasilannya diserahkan ke kemampuan masing-masing dalam memahami teks materi, dengan webinar dan diskusi bersama dengan peneliti dari Balitbang Kemdikbud diharapkan akan lebih paham.

2. Agar pemahaman terkait AKM bisa menjangkau guru di Kota Bandung yang belum mengikuti BIMTEK AKM juga membantu sosialisasi AKM sehingga pada waktunya guru siap dan paham.

3. Meminimalisir gagal paham AKM karena AKM tidak sama dengan UN dan bukan pengganti UN.

4. Dengan paham AKM, gaya/orientasi pembelajaran berubah sesuai tuntutan keterampilan abad 21 yang hingga saat ini belum terlaksana dengan baik dalam proses pembelajaran di kelas.

5. Guru paham AKM, orientasi pembelajaran berubah, mutu pendidikan meningkat

6. Terkait teks dalam pembelajaran Bhs Indonesia, MGMP memandang masih banyak yang belum paham, apalagi saat ini banyak guru muda yang baru diangkat/cpns, anggap saja sebagai penyegaran dan matrikulasi sebelum pelaksanaan mengajar,

7. sebagai kegiatan pengembangan diri yang dilaksanakan MGMP karena tadi beberapa bimtek atau pelatihan belum menjangkau guru secara menyeluruh.

8. Agenda tahunan MGMP yang ingin turut berkiprah dalam meningkatkan kompetensi guru Bhs Indonesia.

Peserta webinar yang diikuti oleh 165 peserta + 15 orang pengurus MGMP ini merupakan sebuah konsep pengembangan diri secara mandiri dan ini sebagai bentuk nyata dari aplikasi tuntutan guru sebagai pembelajar sepanjang hayat dan parameter keberhasilannya terpusat pada implementasi di sekolah masing-masing, tegas Wida.

Pada webinar ini dihadirkan beberapa narasumber, yaitu Dr.Safari, M.A PU dari Puspendik Balitbang Kemendikbud, Dr.E.Kosasih, M.Pd Dosen UPI Bansung, Dr.Edi Suparjoto, M.Pd. dan Drs.Bambang Arianto, M.Pd dari Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Guru diharapkan tidak berhenti melakukan pengembangan diri dengan terus belajar di media belajar yang pada saat ini sangat tanpa batas, berkarya nyata menghadirkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang terbaik.

(Kang Amat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen + 9 =