Denpasar, Prabunews.com – Di masa pandemi banyak pengusaha yang sangat merasakan akan dampak dari adanya wabah pandemi covid-19 ini terhadap bisnisnya ,dimana omzet perusahaan turun drastis dan terjun bebas.

Namun hal ini tidak membuat para pengusaha yang tergabung dalam suatu perkumpulan,yaitu Full Gospel Business Men`n Fellowship International(FGBMFI) tidak berdiam diri. Momen ini justru dianggap sebagai tantangan dan menguji mental para pengusaha supaya bisa survive dan membuat strategi baru dengan mengandalkan pertolongan Tuhan.

Terbukti chapter Barito mengadakan Chapter Meeting di warung sopo uli yang dihadiri 8 orang dengan tujuan  untuk saling menguatkan lewat kesaksian-kesaksian yang dialami dalam kehidupan masing-masing pribadi.Pertemuan tersebut diadakan satu bulan sekali , jumat(7/5/2021).

Full Gospel Business Men`s Fellowship International (FGBMFI) didirikan tahun 1951 oleh Demos Shakaria seorang pengusaha ternak di Amerika dari keturunan Armenia yang hijrah ke Amerika.

FGBMFI atau Persekutuan Usahawan Injil Sepenuhnya International(PUISI) adalah suatu persekutuan yang anggotanya terdiri dari kaum pria dari berbagai denominasi gereja dan latar belakang bisnis yang berbeda-beda.Persekutuan kaum pria yang rindu bersaksi tentang kasih Kristus yang mengubah hidupnya kepada relasi,rekan dan orang-orang yang ditemuinya dalam lingkungan pekerjaan atau bisnis sehari-hari.

Tujuan Chapter Meeting ini adalah bagaimana kita bisa menguatkan satu sama lain dalam menjalani kehidupan ini agar setiap yang kita lakukan itu seturut kehendak Tuhan sehingga dalam kehidupan keluarga,berbisnis sesuai dengan kehendak Tuhan,kata Galingging.

Regional Director (RD3) FGBMFI Bali – NTB P. Sigalingging mengharapkan untuk semua bisa menjalankan kehidupan ini dengan benar dan perkumpulan ini berkembang dan tumbuh dengan banyak sehingga ada suatu perubahan dan berdampak bagi keluarga, Bangsa dan Negara

“Tetap berdoa dan mengandalkan Tuhan,sehingga kita tidak melakukan hal-hal yang negatif”, pungkas Galingging.

(Ard/Bgs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × one =