Bandung, Prabunews.com – Kondisi ekonomi masyarakat yang begitu mendapatkan tekanan akibat adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat-Darurat (PPKM-D) tidak bisa disembunyikan.

Fakta di lapangan memang berbicara seperti itu akibat ruang gerak ekonomi yang termasuk non essensial memang sangat dibatasi.
Ini merupakan pilihan yang sangat sulit bagi siapapun terutama bagi pemerintah sebagai regulator.

Pada satu sisi diberlakukannya PPKM-D secara jelas dan disadari akan memukul geliat ekonomi warga namun pada sisi lain apabila tidak diberlakukannya PPKM-D pun dikhawatirkan akan memperburuk kondisi pelayanan kesehatan masyarakat karena beban rumah sakit dan para Nakes akan semakin berat bahkan tidak terkendali.

Perlu dibangun ruang kesadaran sesama anggota masyarakat untuk bahu membahu saling berbagi.Semangat gotong royong yang digelorakan para pendiri bangsa harus mulai dihadirkan oleh semua komponen warga.

Warga yang berkecukupan berani melahirkan menyisihkan sebagian hartanya bagi saudaranya yang kurang beruntung.Ini merupakan gerakan yang harus dibangun bahkan di tingkat RT dan RW.

Semangat inilah yang digelorakan oleh Sahabat DPP Sehati ( Sehat Tanpa Narkotika ) Jawa Barat dengan mengadakan penggalangan dana bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak COVID-19.

Asep Kurnia (Aa Maung) Ketua Umum DPP Sehati Jawa Barat

Asep Kurnia salah satu inisiator termasuk Ketua Umum DPP Sehati mengatakan gerakan ini merupakan tindakan murni dari para Sahabat DPP Sehati, dengan keikhlasan para sahabat menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu warga terdampak pandemi terutama mereka yang lagi isoman.

Bantuan ini sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai masyarakat karena kita sangat menyadari bahwa pemerintah pun memiliki keterbatasan.

Tidak ada satu orang pun yang mengharapkan kondisi seperti sekarang ini, namun kita harus ikhlas menerimanya sebagai sebuah ketetapan Illahi.
Semua negara di dunia ini terdampak oleh pandemi ini namun ada yang cepat bangkit dan ada yang lambat.

Semuanya kembali kepada komitment kesadaran kolektif termasuk disiplin prokes yang telah ditetapkan, tegas Asep.

Para donatur dapat menyisihkan sebagian rezekinya dalam upaya membantu saudara kita yang membutuhkan melalui no rekening
BCA 8320382531 a.n Rini Ambarwati / kepsek SMKN 15 Bandung Selanjutnya bagi yang sudah transfer lapor ke WA bu Rini 0818434688.

(Kang Amat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 12 =