Baleendah, Prabunews.com – Akibat adanya keretakan pada bagian bawah jembatan Dayeuhkolot, aparat Kepolisian Sektor Baleendah lakukan penyekatan karena dikhawatirkan akan roboh.

Berdasarkan laporan tertulis Kapolsek Baleendah AKP. Sungkowo, S.H., M.H. yang disampaikan kepada Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan, bahwa telah dilakukan penyekatan dan penutupan Jembatan Dayeuhkolot pada hari Jumat, 23 Juli 2021 Pukul 14.30 s/d selesai.

Kegiatan penutupan jembatan Dayeuhkolot tersebut dikarenakan badan bawah jembatan mengalami keretakan yang dikawatirkan terjadinya roboh, apabila digunakan dan dilalui banyak kendaraan.

“Dalam kegiatan yang dilaksanakan tidak terlepas dari penerapan prokes 5 M mengantisipasi penyebaran virus covid 19,”. tutur Sungkowo.

Dijelaskan Sungkowo, Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman terkendali.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bandung, Agus Nuria, mengatakan pihaknya sudah menyampaikan kondisi jembatan yang retak ke Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Jawa Barat. Sebab jalan tersebut adalah kewenangan Provinsi Jawa Barat.

“Sudah diinfokan ke balai DBMTR Provinsi Jabar, jalur jalan kewenangan provinsi,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (24/7). Ia melanjutkan, staf bidang jalan sudah berkoordinasi dengan balai 3 DBMTR yang saat ini sudah di lokasi memeriksa kelayakan jembatan.

Agus menyampaikan pula bahwa, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah jembatan aman atau tidak digunakan. Maka jika tidak aman harus segera diperbaiki dengan cara dibongkar, dibangun kembali atau dilakukan rehabilitasi.

“Sementara jalan ditutup, sambil menunggu hasil assesment,” pungkasnya.

(YR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *