Bandung, Prabunews.com – Kirmir sungai citeupus tiba – tiba roboh sekitar pukul 01.15 dini hari kirmir yang di bangun sekitar tahun 80an ini terletak di wilayah Rw 03 kelurahan Karasak Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung. Rabu (15/4/2020)
Menurut Doli warga setempat yang sangat kaget dan terbangun dari tidur nya, di kira ada gempa mendengar suara reruntuhan yang cukup keras , saya sangat kaget mendengar suara yang cukup keras saya kira ada gempa setelah keluar rumah ternyata kirmir roboh ,” Ungkap Doli.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa ,meski satu warung yang biasa di tempati Lili (70 thn) tergerus . Yang kebetulan sudah satu bulan ditinggalkan lili karena sakit dan ikut saudaranya di daerah ciparay.
Lili mengungkapkan pada Media ,” sudah hampir sebulan saya berobat di Ciparay ikut saudara, memang kirmir itu sudah retak ucap lili yang sudah 6 tahun berjualan di warung tersebut.
Baca juga : Wa Haji Umuh Bereaksi Terkait Mundurnya Sekjen PSSI
Satgas citarum harum subsektor 13 dan subsektor 01 begitu mendapat laporan warga langsung meninjau ke lokasi , membersihkan puing reruntuhan kirmir yang panjang nya mencapai 35 meter dengan ketinggian 5 meter tersebut.
Dansektor 22 Kolonel Asep Rahman Taufik langsung meninjau ke lokasi hadir saat peninjauan Kapolsek Astanaanyar, Lurah Karasak,DPU, serta BBWS.
Menurut Erni dari DPU kota Bandung ,” Pembangunan akan segera di lakukan oleh pihak BBWS karena ini kewenangan nya, pihak kami hanya membantu bersama satgas dan tim gober kelurahan untuk mengangkat puing – puing kirmir ,”
Menurut Kolonel Asep Rahman Taufik selaku Dansektor 22 melalui subsektor 01 Serka Mustakim mengatakan ,” kami dari tim satgas citarum harum langsung terjun ke lapangan berkolaborasi dengan sub 13 Serka Andrian untuk membersihkan puing yang memenuhi sungai Citeupus, kami pun di bantu gober dan petugas dari DPU Kota Bandung,” Tutur nya. (AA)
Lewati ke konten





