Bandung, Prabunews.com – Bencana longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu Cisarua Kabupaten Bandung Barat, pada hari Sabtu, 24 Januari 2026 tepat dini hari telah menyisakan keprihatinan mendalam bagi semua lapisan masyarakat.
Akibat dari bencana longsor ini mengakibatkan puluhan rumah rata dengan tanah, 8 orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Keprihatinan atas bencana yang terjadi membuat banyak kalangan yang empati dengan berbagai macam kontribusi yang dapat dilakukan.
Ratusan relawan dari berbagai organisasi turut mewarnai kinerja kemanusiaan di wilayah bencana.
Seperti halnya yang dilakukan oleh LSM Peduli Lingkungan Jabar (Pelija), sebagai sebuah bentuk kepedulian atas bencana yang terjadi, pada hari ini (25/1) melaksanakan gerakan kepedulian dengan memberikan bantuan makanan dan minuman ke lokasi bencana.

Urik Yanto, Sekjen Pelija mengatakan bahwa kejadian bencana longsor ini telah membuat keprihatinan mendalam dan harapannya kedepannya kejadian longsor akibat pengelolaan tata ruang yang kurang baik tidak terjadi lagi.
Selain itu semoga recovery dan penangan masyarakat terdampak bencana dapat segera terfasilitasi sesuai dengan petunjuk dan kebijakan yang disampaikan oleh Gubernur Jabar, tegas Urik.(Kang Amat)
Lewati ke konten





