Ngamprah, Prabunews.com – Pengurus Rukun Warga (RW) di Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, mengeluhkan paket sembako yang diterima para warga dari Pemkab Bandung Barat, dalam kondisi tidak layak dikonsumsi.
Kamis (23/4/2020) pengurus RW 13 Desa Citapen menerima 5 paket sembako melalui pihak Desa setempat, ternyata ayam potong yang diterima dalam kondisi busuk dan berbau tak sedap. Dan juga beras yang tak bisa dikonsumsi, tegasnya.
Keluhan tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) KBB, Heri Partomo mengaku, akan mengganti bantuan daging ayam yang busuk.
“Untuk yang membusuk (daging ayam), silakan dilaporkan secara lengkap ke Dinsos, agar segera mendapatkan penggantian, ujarnya.
Heri menjelaskan kejadian itu akan menjadi bahan evaluasi bagi dinsos untuk pendistribusian sembako berikutnya yang diketahui, Pemkab Bandung Barat melalui Dinsos membagi-bagikan sembako bagi warga terdampak Covid-19 dengan jatah 500 paket per Kecamatan.
Dirinya memperjelas, busuknya ayam tersebut kemungkinan karena pendistribusian nya ke warga datangnya keterlambatan. “Sebetulnya bantuan ayam beku segar. Kemungkinan terlalu lama sampai ke tangan KPM, sehingga daging ayamnya menjadi kurang layak konsumsi,” ujarnya.
Jika pendistribusian nya kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), maka hari itu juga ia memastikan masih dalam kondisi segar. Tapi kalau diterima oleh KPM esok harinya, mungkin saja sudah kurang layak konsumsi.
Sebelumnya, Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna melepas belasan mobil kontainer yang mengangkut sembako untuk didistribusikan ke warga terdampak Covid-19, Rabu (22/4/2020) di halaman Kantor Kecamatan Padalarang.
(Isyani)