Ratusan Seniman dan Budayawan Gelar Ruwatan Bumi Di Padepokan Parukuyan

Bandung, Prabunews.com – Bertempat di Padepokan Parukuyan Dago Pakar Bandung, sebuah acara budaya digelarkan secara sederhana namun sangat meriah.

Padepokan Parukuyan sendiri merupakan milik dan dikelola Abah Yon Suparman, Seniman dan

Abah Yon Suparman, Budayawan Sekaligus Pemilik Padepokan Parukuyan

Acara budaya tersebut adalah Gelar Ruwatan Bumi, sebuah bentuk kegiatan budaya dilaksanakan di padepokan ini, Minggu 12/7/2020.

Yon Suparman mengatakan bahwa Gelar Ruwatan Bumi yang dilaksanakan di padepokannya tiada lain sebagai kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan sebagai media menjalin silaturahmi terhadap empat unsur alam, air, api, angin dan bumi sekaligus sebagai bagian berterima kasih serta bersyukur atas hasil bumi yang telah diciptakan oleh Tuhan

Padepokan Paruyukuyan sendiri merupakan sebuah tempat mediasi bagi para budayawan yang tidak hanya dari Nusantara tetapi sampai tingkat dunia.

Sejumlah seniman debus menunjukan kebolehannya di acara ruwatan bumi yang digelar di Padepokan Parukuyan, Selain itu kegiatan ini pun diisi dengan berbagai tampilan Pencak Silat dari Sabuk putih dan Gagak Lumayung, Tari Jaipongan serta Reak Ujung Berung.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hari sampai dini hari ini dihadiri oleh hampir 1000 orang dan secara visual nampak para budayawan dari seluruh Nusantara dan dari beberapa negara luar ( dunia ).

Benteng terakhir negara adalah budaya. Kita bisa melihat bersama bagaimana semua lini sendi kehidupan bernegara sudah begitu teracak-acak. Sementara apabila budaya sudah teracak-acak maka hilanglah jati diri bangsa ini sehingga gerakan membumikan budaya di negeri sendiri sejatinya harus didukung oleh banyak pihak, ujar Bah Yon.

Selanjutnya Bah Yon berharap pemerintah harus membuka mata tentang begitu pentingnya budaya sebagai perekat bangsa yang fantastis dan kedepannya bisa menjadi centre point ciri sejati budaya Indonesia.

Perhatian dari pemerintah termasuk para wakil rakyat terhadap kegiatan ini sampai saat ini belum ada bahkan setelah berbagai upaya dilakukan sampai mencapai titik kejenuhan sehingga dengan kekuatan sendiri bersama sama para budayawan yang mencintai budayanya kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan menjadi magnet bagi banyak orang, ungkap Bah Yon.

Sudah seharusnya pihak pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk mulai menjalin kerjasama bagi hadirnya berbagai kegiatan positif dari masyarakat termasuk kegitan budaya yang sudah jelas mengangkat nilai-nilai luhur jati diri bangsa.

(Kang Amat)

Scroll to Top