Surabaya, Prabunews.com — Tokoh Sosok Figur negarawan Basuki Tjahaya Purnama atau BTP yang kita kenal, Ahok masih diidolakan dan menjadi contoh pemerintah yang bersih dari KKN.
Di dalam Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020, sosok Ahok dipakai untuk menunjukkan kinerja yang mementingkan kepentingan masyarakat.
Eddy Tarmidi Widjaja, Wakil ketua PDI Perjuangan Jawa Timur dan Bacawawali Surabaya 2020, mengatakan, ibu Megawati Soekarnoputri saat Rakerdasus di Surabaya beberapa waktu lalu , Ahok bukan sekedar Basuki Tjahaja Purnama (BTP), tetapi Ahok adalah model atau prototipe managemen birokrasi yang terbaik. Maksudnya , model kinerjanya & intergritas nya harus menjadi contoh seluruh birokrasi di indonesia .
Harus ada Ahok Ahok, selanjutnya di Indonesia sebanyak-banyaknya. “Keinginan saya menjadi Ahok kedua atau Ahoknya Surabaya. Sudah pasti adalah clean goverment atau birokrasi yang bersih, kemudian birokrasi yang mudah, yang tidak menyusahkan masyarakat. Dan terpenting menyelamatkan APBD Surabaya, sehingga benar-benar APBD itu bermanfaat untuk warga Surabaya,” terang Eddy saat ditemui di Surabaya, Rabu (15/7).
“APBD sudah cukup baik bermanfaat untuk warga Surabaya, tapi harus lebih baik dan lebih mengena lagi untuk kepentingan warga Surabaya. Saya rasa, saya bisa berbuat lebih baik lagi dari yang ada sekarang,” jelasnya.
“Saya akan meningkatkan PAD Surabaya minimal 2 kali dari saat ini,” ujar Eddy optimis.
Mengenai ekonomi di masa pandemi Covid. Menurut Eddy, merupakan tugasnya kepala daerah nanti adalah bagaimana bisa menstimulus ekonomi terutama di kota Surabaya ini, sehingga tercipta lapangan-lapangan kerja baru, semua bisa makan,dan hidup normal,pasca masa new normal.
Jadi harus diciptakan bisnis. Dengan bisnis berjalan, otomatis semua bisa kerja, sehingga bisa makan. Bisnis itulah yang akan menghidupkan masyarakat.
(Wahab)