Bandung, Prabunews.com – Hujan yang berlangsung sejak tengah malam hingga pukul 13 siang pada hari minggu (8/2). Hingga sore sempat reda namun sekira pukul 19 hujan kembali deras telah mengakibatkan sebagian sungai di wilayah Subang-Indramayu mengalami peningkatan debit dan permukaan airnya.
Hal itupun terjadi di Anak Sungai menuju Sungai Cipunagara tepatnya di sekitar Desa Tanjung antara Kecamatan Pagaden dan Kecamatan Cipunegara, yang kondisi airnya meluap sejak siang hingga malam.Adapun Desa terdampak dari luapan sungai tersebut diantaranya Desa Karang Tumaritis, Kec.Haurgeulis, Kab.Indramayu.

Aqli salah seorang Anggota Tim Cepat Tanggap Indonesia yang pada saat kejadian berada di lokasi tersebut mengatakan bahwa intensitas dan durasi hujan telah mengakibatkan aliran sungai di beberapa wilayah mengalami peningkatan.
Akibatnya aliran sungai sepanjang pusat kota Subang yang mengarah ke Subang bagian utara dikabarkan turut meluap. Sawah dan kolam terendam di sekitar Dangdeur, Jabong, Gembor, Sembung, Pagaden, Purwadadi, Pagaden Barat, Pabuaran, Pabuaran dan bisa dikatakan seluruh kecamata di wilayah Subang bagian utara terkena dampak banjir, tegas Aqli.
Sementara untuk di wilayah sebelah timur Sungai Cipunagara kondisinya sudah siaga 1 dan sampai pukul 21.00 pengungsi sudah dalam keadaan membludak.Ada sekitar 500 rumah yang warganya mengungsi, ungkap Aqli.
Selain itu akibat hujan tak berhenti dari pagi membuat Sungai Cimanuk & Cilutung meluap sehingga di desa Galonggong & di depan SMPN Tomo Sumedang tergenang banjir setinggi ban motor. Arus lalin padat merayap arah Kadipaten, begitu pun arah sebaliknya.
(Kang Amat)