Sumedang, Prabunews.com – Para pengunjung wisata Jati Gede Buricak Burinong keluhkan tiket masuk yang dipatok dengan harga 20 ribu rupiah yang di kelola oleh kampung Makmur tanpa musyawarah dengan pihak aparat setempat. Minggu (04/042021).
Dengan diterapkannya karcis masuk ketempat wisata Buricak Burinong dengan harga 20 ribu rupiah per orang nya tersebut sangat disayangkan oleh Kepala Desa / Kuwu Paku Alam, di karena kan belum ada kesepakatan sebelum nya dengan pihak kami.
“Saya cukup kaget dengan ada nya harga karcis tersebut. Dalam suakelola tempat wisata Buricak Burinong yang ada di daerah saya, dan warga kami mendatangi tempat karcis tersebut di kampung keramat untuk memastikan kabar yang beredar dari pengunjung dan warga kami. Dan saya berharap bisa dimediasikan dan di musyawarah kan dengan pihak desa. Karena pihak kami pun punya Bumdes.” Pungkas kang Isar selaku kepala desa Paku Alam.
Ketua DPD LSM Prabu kabupaten Sumedang di tempat lain memaparkan. “Saya tahu dari beberapa pengunjung ke tempat wisata Jati Gede Buricak Burinong dengan adanya karcis masuk ke lokasi sebesar 20 ribu ini. Saya berharap kepada pihak pemerintah Sumedang khususnya kampung Makmur untuk mengkaji ulang, sebab dengan kondisi pandemik dan serba sulit ini. Apa lagi munculnya angka tersebut belum di koordinasi dan dimusyawarahkan dengan aparatur pemerintahan setempat, khususnya kepala desa Paku Alam dan warga sekitar agar tidak terjadi lagi salah paham yang terjadi di lapangan”. Pungkas Mang Deni.
(Tito)