Denpasar, Prabunews.com – Pertanian adalah sumber utama pangan dalam suatu negara, jika pertanian dalam sebuah negara tidak mampu memenuhi kebutuhan warganya, maka negara akan mengimpor bahan pangan dari negara lain.
Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu,yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami,sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup berkualitas dan berkelanjutan.
Sejumlah keuntungan yang dapat dipetik dari pengembangan pertanian organik adalah antara lain dari segi kesehatan adalah menghasilkan makanan yang cukup aman dan bergizi sehingga meningkatkan kesehatan masyarakat. Dari segi lingkungan yaitu menjaga sifat fisik, kimia dan biologi tanah yang baik serta mendorong kuantitas dan diversitas biologi tanah.
Upaya-upaya yang sudah dilakukan untuk menuju Bali organik adalah meningkatkan pelatihan-pelatihan dan penyuluhan-penyuluhan tentang pertanian organik yang sudah dilakukan oleh Bapak I Ketut Subrata.
Dari upaya tersebut menghasilkan sebuah produk yang bernama Jala Sutra,dimana produk ini sudah dipresentasikan di seluruh kabupaten yang ada di Bali ,kegiatan inipun mendapat dukungan dari para petani di seluruh bali dan dari instansi terkait seperti Dinas Pertanian.
“Untuk meningkatkan dan mempertahankan hasil pertanian tersebut diharapkan generasi muda dapat meniru petani yang sudah dibina,”kata Ketut Subrata.
“Diharapkan juga para pemuda ikut pelatihan-pelatihan dan workshop dan mengharapkan juga pemerintah bisa mengendalikan struktur perekonomian masyarakat Bali”.pungkasnya.
(AR)