Bandung, Prabumews.com – Dimensia adalah sebuah permasalahan kesehatan yang banyak ditemukan dikalangan masyarakat.
Dimensia atau orang lebih mengenal secara populer dengan istilah Pikun sudah sejak dini seharusnya dapat dianalisis baik itu penyebabnya, solusi untuk mengurangi resistensi atau bahkan mencegahnya.

Hal itulah yang dilaksanakan oleh Rotary Club Area Bandung dalam bentuk webinar pada hari ini (23/5). Dengan mengambil tema “Mencegah Demensia Dini dan Melatih Fokus Pada Anak Berkebutuhan Khusus Dengan Kriya” kegiatan webinar ini mengupas tuntas tentang Demensia dimulai dari penyebabnya maupun upaya pencegahannya.
Webinar ini diinisiasi oleh Community Service District 3410 dimana sebagai pelaksana yaitu Rotary Club Area Bandung Pakuan, Bandung Kota Kembang dan Bandung Siliwangi. Dengan Tujuan untuk mencetak kader-kader dikomunitas binaan.
President Tanti yang kali ini sebagai ketua pelaksana kegiatan, dan dibantu seksi acara President Ciska Djajadiningrat dan President Dwi Fairiyani menghadirkan narasumber diantaranya Dokter Ahli Syaraf Dr. M. Djunaedi SpS. SH. MHKes. Dan Praktisi Kriya PP. Endang Paminto.
Acara ini dipadu oleh Host DRRN.Rac PatyDina dan Moderator PP. Rita Isdiantini.
Dr. Djunaedi memberikan banyak informasi tentang apa itu demensia, bagaimana cara test kadar demesia dan tips bagaimana mencegah demensia.
Dr. Djunaedi memberikan Tips bahwa Kriya atau kegiatan keterampilan menjadi salah satu solusi untuk pencegahan demensia dan Fokus untuk Anak berkebutuhan.
Kedua kondisi ini membutuhkan konsentrasi yang cukup dengan langkah-langkah kegiatan yang sesuai sehingga dalam proses yang berulang-ulang dapat menumbuhkan konsentrasi untuk lansia dan anak berkebutuhan khusus.
Inti dari kegiatan ini kriya merupakan salahsatu langkah untuk meningkatkan konsentrasi, melatih sensorik dan motorik yang dapat dijadikan salahsatu treatment untuk mencegah demensia dini dan melatih fokus pada anak berkebutuhan khusus.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan yaitu Rotary Club District 3410, District 3420, Lansia Aktif (Lantip) Indonesia, Ibu-ibu Pia Ardya Garini TNI-AU Kalimantan Barat, Stikes Budi Luhur Cimahi, Lembaga Pendidikan Inklusi di Banyuwangi, Jombang, Maumere, SLB Karya Murni Medan, Tanjung Selor Kaltara, SLB G YBMU Baleendah, Yayasan Biruku Indonesia, KPAS, Percik Insani, dan Helper PAUD, Komunitas Kriya Kutai Kartanegara, Malaka NTT, Ecoprint, PUKAT Indonesia, WKRI Jawa Barat, Kassmaji Surakarta, Prabunews dan Paradiso Media Online. Dengan jumlah peserta online sekitar 125 peserta.
Beberapa pihak yang ikut mendukung kegiatan webinar ini diantaranya Prodia Laboratorium Klinik, The Great Asia Afrika dan B&Jo yang telah mendukung acara ini.
Dengan adanya webinar ini diharapkan Masyarakat lebih menyadari tentang pentingnya upaya pencegahan Demensia sejak dini.
(Kang Amat)