Prabunews.com – Dalam rangka meninjau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat laksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Subang, Kamis (10/02)
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pedesaan merupakan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang Pemerintah Pusat adakan dan diteruskan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Kabupaten Kota.
Zulkifly mengatakan, program SPAM Pedesaan tersebut atas dasar kesulitan masyarakat khususnya yang tinggal di pelosok dalam memperoleh Air Minum yang bersih.
Bantuan tersebut lebih mengutamakan pendistribusian air ke masyarakat karena sebelumnya masyarakat melakukan pengambilan air dengan mandiri melalui selang kecil dari sumber mata air sehingga air yang tertampung di setiap rumah tidak merata.
Setelah adanya instalasi Water meter pendistribusian di wilayah ini lebih berkeadilan dan merata ke setiap rumah. Setiap rumah akan mendapatkan akses air kurang lebih Rp1.500 perkubiknya
Sementara itu, rata-rata penggunaan air di wilayah ini yaitu sekitar 10 kubik perbulan, sehingga masyarakat mengeluarkan biaya untuk pembelian air, sekitar Rp15.000
Zulkifly menuturkan, jika program pendampingan Pamsimas ini akan berakhir di tahun 2021 maka pihaknya akan mendorong kepada pihak terkait untuk bisa mengadakan lagi program seperti ini di tahun 2022 guna mencegah peningkatan angka stunting di Jawa Barat.