Prabunews.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat menginisiasi aplikasi ZX (Zakat Ekspres).Melalui aplikasi ini, semua fasilitas kesehatan yang ada di masing-masing kota bisa terintegrasi.
Hal ini mengingat sulitnya mengakses fasilitas kesehatan (faskes) kala pandemi melonjak pertengahan tahun lalu, akibatnya ratusan nyawa melayang.
Namun sekarang hanya dalam sekali klik, masyarakat bisa mengakses ambulans dan faskes lainnya semudah memesan ojek online.
Dalam aplikasi ini terdapat 1.500 ambulans yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia semudah memesan ojek online.
“Aplikasi seperti ini baru pertama di dunia. Ada 1.500 ambulans dan faskes lainnya yang mudah dipesan masyarakat semudah memesan ojek online. Pembayaran PLN juga bisa lewat sini. Biaya admin Rp2.500 dikonversi jadi sedekah yg dikembalika lagi pada masyarakat Kota Bandung,” paparnya.
Tak hanya itu, aplikasi ZX ini juga memiliki fitur-fitur lainnya, seperti Layanan Cinta, ZIS, Wakaf, e-commerce, dan Social Banking. Dari data Baznas Kota Bandung, potensi zakat di Kota Bandung bisa mencapai Rp1,6 triliun.
Aplikasi ZX ini bisa menjadi pengungkit potensi zakat di Kota Bandung.
Untuk itu, Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengimbau para pimpinan kecamatan dan dinas untuk bisa menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) lewat aplikasi ZX.
Yana juga mengatakan harus ada sosialisasi untuk membangun kepercayaan masyarakat untuk mau membayar zakat melalui aplikasi ini.
Selain faskes dan ziswaf, salah satu fasilitas menarik yang ditawarkan ZX adalah Layanan Cinta.
Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat, Rachmat Ari Kusumanto menjelaskan, layanan ini dihadirkan setelah melihat angka perceraian yang meningkat sejak pandemi.
“Isinya konsultasi dan kajian-kajian pada asatidz (para ustaz),” jelas Rachmat.