
Belajar dari Koleksi Museum, Guru IPS Kota Bandung Kembangkan Bahan Ajar yang Lebih Kontekstual
Bandung, Prabunews.com Museum Geologi kembali menyelenggarakan Collection Talk (23/8) di Auditorium Museum Geologi atas kolaborasi dengan MGMP IPS Kota Bandung.
Tema yang diangkat adalah “Pemanfaatan Koleksi Museum
Geologi sebagai Bahan Ajar IPS”. Peserta yang hadir merupakan Guru Mata Pelajaran IPS seKota Bandung.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Museum Geologi dalam memperkuat fungsi
edukasi sekaligus mendoorong pemanfaatan koleksi geologi – seperti fosil, batuan, mineral
serta media informasi kebencanaan – sebagai sumber belajar yang kontekstual.
Melalui
pemanfaatan objek nyata di museum, konsep pembelajaran IPS diharapkan dapat lebih
mudah dikaitkan dengan lingkungan dan fenomena kebumian yang dekat dengan kehidupan
peserta didik.
Kepala Museum Geologi, R. Isnu Hajar Sulistyawan dalam sambutannya Isnu
menyampaikan bahwa Museum Geologi tidak hanya hadir sebagai tempat untuk melihat dan
mengenal koleksi, tetapi juga sebagai ruang belajar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,
termasuk para guru dan peserta didik.
Bagi Museum Geologi, guru merupakan mitra strategis dalam menyebarluaskan
pengetahuan kebumian kepada peserta didik dan masyarakat luas ”, ujar Isnu.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah tentang Paleontologi dan Kepurbakalaan
Bandung yang disampaikan oleh Halmi Insani, S.T., IMQP. Kemudian disampaikan pula materi
Kebencanaan Geologi oleh Dr. Yudhicara, S.T., M.Si. Sesi pemaparan dan diskusi tersebut
dipandu oleh Fitriani Agustin, S.T., M.Sc. sebagai moderator.
Selain itu dibuka sesi diskusi antar peserta dengan topik yang
beragam, antara lain gunung api, likuefaksi, paleontologi, gerakan tanah, dan gempa bumi.
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengembangkan
informasi geologi menjadi materi pembelajaran yang lebih kontekstual, aplikatif dan relevan
dengan kebutuhan peserta didik.
Dengan kegiatan ini pun mendorong agar pengetahuan yang diperoleh
dapat diolah menjadi bahan ajar dan diteruskan kepada peserta didik.
Kolaborasi bersama
MGMP IPS Kota Bandung diharapkan dapat memperkuat peran Museum Geologi sebagai
ruagn belajar sekaligus sumber pembelajaran IPS yang kontekstual, interaktif dan dekat
dengan kehidupan sehari-hari.
Museum Geologi! Smart Museum, Smart People, Smart Nation.(Kang Amat)