Bandung, Prabunews.com – Setelah menghabiskan waktu 6 hari berturut-turut, tepatnya dimulai dari tanggal 16 – 22 April, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Trapawana lengkap sudah menyalurkan 16.500 liter disinfektan ke seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat, yang terdiri dari 16 kecamatan, 165 desa.

Kegiatan ini melibatkan 5 unit kendaraan, 15 personel dan dibantu 80 orang mitra LSM Trapawana yang berada di seluruh Kabupaten Bandung Barat.
Kerjasama yang dikemas dengan keikhlasan mengabdi memberi makna ini menjadi bukti yang mempertegas tentang keseriusan bagian dari element masyarakat untuk peduli terhadap warga masyarakat yang lainnya.
Manakala ditanya tentang sumber dana kegiatan yang telah dilakukan, David Riksa Buana mengatakan bahwa pendistribusian disinfektan ini dilakukan dengan biaya operasional yang bersumber dari rereongan anggota dan Donasi perorangan yang memang secara empati terpanggil untuk menjadi bagian dari energi kebaikan yang sedang digulirkan.
Baca juga : “GeMerCiK ” Gerakan inovasi Warga SMP Negeri 1 Bandung.
Adapun tujuan dari program ini adalah untuk menyediakan disinfectant di desa desa di Kabupaten Bandung Barat sebanyak banyak nya, dengan harapan pihak desa membagikan nya ke tingkat rw dan rt, agar masyarakat bisa melakukan penyemprotan secara mandiri dan berkelanjutan dalam rangka pencegahan penyebaran virus covid 19, ungkap David.

Sementara terkait kiprahnya yang masif dengan membagi-bagikan disinfektan ini adalah untuk menciptakan model penanggulangan Covid-19 yang melibatkan multy stackeholder sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat yang mengatakan, untuk memutus mata rantai Covid-19 ini perlu penanganan secara pentahelix.
Terakhir David menyampaikan bahwa dalam waktu dekat LSM Trapawana akan melakukan kegiatan yang sama untuk wilayah Kabupaten Sumedang.
Tidak tanggung kegiatan rencananya akan dilakukan untuk seluruh desa disana.
Sepertinya masyarakat lebih cepat bergerak tanpa banyak bicara.
Semoga kegiatan ini bisa melengkapi bentuk sinergotas dengan pihak pemerintah dan para anggota dewan agar penyelesaian penanganan masalah pandemi ini lebih cepat terlealisasikan.
(Kang Amat)