Bandung, Prabunews.com – AA Maung sebagai ketua umum dari LBP2 (Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan) mengatakan bahwa PPK BLUD yang ada di jenjang Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan, merupakan hal yang baik dan tanpa mengurangi tujuan pemerintah dalam terus mencerdaskan anak bangsa bahkan hal ini patut diacungkan jempol, ungkap Asep.
Selanjutnya AA Maung yang juga aktivis pendidikan di Jawa Barat menerangkan langsung ke Prabunews.com Selasa (17/03/2021), bahwa terobosan-terobosan yang dilakukan saat ini oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat, AA Maung melihat cukup bagus dan mengarah ke perbaikan yang cukup terarah.
Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) khususnya tingkat SMK di Provinsi Jawa Barat barangkali tidak dapat disamakan dengan PPK BLUD di UPTD lain seperti RS, Puskesmas, dan lainnya.
Jadi perlu diluruskan agar tidak salah persepsi khususnya dari orang tua siswa/wi bahwa PPK BLUD SMK ini memiliki jasa layanan utama pada proses pembelajaran yang minitikberatkan pada bagaimana kompetensi siswa dapat tercapai, dan sesuai dengan kebijakan Kemendikbud pula melalui Direktorat SMK bahwa model pembelajaran terkini yang diharapkan untuk dapat dilaksanakan di SMK adalah model pembelajaran Teaching Factory berbasis project bekerja sama dengan industri (Dunia Usaha/Dunia Industri) sebagai impelementasi link & super match.
Beberapa SMK di Jawa Barat telah menerapkan model pembelajaran tersebut dan sesuai dengan jenis kompetensi keahlian/jurusannya masing-masing, SMK tersebut pun telah sukses menciptakan produk (barang/jasa) yang memiliki nilai jual ekonomis.
Selama ini pendapatan dari produk tersebut seringkali menjadi permasalahan kaitannya dengan peraturan pendapatan keuangan daerah/aset daerah dimana SMK tidak diperbolehkan mendapat penghasilan, kaitannya peraturan daerah tentang restribusi, keuangan/aset daerah, dan sebagainya. Maka dengan PPK BLUD SMK akan mendapat payung hukum yang jelas dalam pengelolaan keuangan dari hasil potensi produk yang dikembangkannya.
Sehingga berdasarkan hal tersebut, tentang PPK BLUD SMK jelas peruntukannya dan AA Maung berpendapat pula bahwa PPK BLUD SMK itu sama sekali tidak akan berdampak pada program SPP gratis dari pemerintah daerah, sehingga hal ini harus kita dukung sebagai sebuah inovasi, pungkas AA Maung.
(Dadan Sambas)