Angka Kematian Akibat Isoman Tinggi, Pengurus Wilayah KAMMI Jabar Minta Pemprov Salurkan Bantuan Oksigen Hingga Ke Rumah-Rumah

Cimahi, Prabunews.com – Kasus Covid-19 di Jawa Barat terus meningkat, data terakhir tercatat sebanyak 101.742 orang terinfeksi Covid-19. Dari total tersebut lebih dari 70 persen yang terinfeksi Covid-19 menjalani isolasi mandiri (isoman), Ridwan Kamil mengkonfirmasi bahwa ada 160 warga yang yang menjalani isoman meninggal dunia, namun bila merujuk data Lapor Covid yang dikutip oleh CNN Indonesia ada 683 kasus meninggal dunia saat isoman di Jawa Barat. Hal ini diakibatkan oleh minimnya kebutuhan oksigen untuk dapat diakses warga yang sedang melakukan isoman dan membutuhkan oksigen secepatnya.

Seperti yang disampaikan Ketua KAMMI Jawa Barat Ahmad Jundi Khalifatullah pada Prabunews.com Jum’at (06/08/2021), bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan ada dua tahap yang akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tabung oksigen, tahap pertama adalah dengan menyelesaikan suplai oksigen ke rumah sakit dan puskesmas serta tahap kedua adalah dengan meminjamkan tabung oksigen kepada masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun, hingga saat ini Pengurus Wilayah KAMMI Jawa Barat melihat bahwa program tabung oksigen untuk warga yang melakukan isoman masih sangat minim bahkan cenderung belum dijalankan. Hal ini KAMMI sampaikan merujuk pada data kasus meninggal dunia yang cukup tinggi warga Jawa Barat saat sedang melakukan Isoman.

Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jawa Barat sejak awal aktif turut serta dalam program-program penanganan Covid-19 di Jawa Barat, saat ini ada beberapa hal yang KAMMI temui dilapangan dan perlu tindaklanjut segera oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ujar Jundi.

Pertama, melihat Bed Accupancy Ratio (BOR) Rumah sakit di Jawa Barat yang sudah menurun, saat ini angka BOR berada diangka 48 persen, dan Kedua, jumlah masyarakat yang melakukan isoman semakin meningkat. Karena itu Pengurus Wilayah KAMMI Jawa Barat menyatakan sikap :
1. Mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segera melakukan program oksigen tahap II, yaitu menyalurkan/meminjamkan bantuan tabung oksigen kepada masyarakat yang sedang melakukan isoman,
2. Meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendirikan posko penyaluran oksigen untuk warga yang melakukan isoman hingga tingkat desa,
3. Mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyiapkan SDM yang akan membantu menyalurkan oksigen untuk warga yang melakukan isoman.

Semoga dengan pernyataan ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa segera bergerak untuk menyalurkan tabung oksigen kepada masyarakat yang sedang melakukan isoman, agar kasus meninggal dunia saat isoman masyarakat Jawa Barat bisa segera menurun, pungkas Jundi.

(Dadan Sambas)

Scroll to Top