Bandung, Prabunews.com – Pasar yang sejatinya menjadi tepat berputarnya kekuatan roda ekonomi namun beberapa hari terakhir ini setelah merebaknya pandemi virus Covid-19 justru menjadi kurang bergairah bahkan sepi pengujung. Hal itulah yang terjadi di beberapa pasar rakyat yang ada di kota ini.

Disaat gencarnya usaha menjaga stabilitas pasar yang telah dilakukan oleh para pedagang dan pihak yang terkait dengan hal itu, seperti yang tengah dan terus diupayakan oleh perhimpunan pedagang Pasar Baru Bandung yang tergabung dalam HP2B, justru beredar kabar hoax dari pihak yang tidak bertanggung jawab lewat pesan berantai di wag bahkan dari mulut ke mulut. Kabar itu menegaskan bahwa sebagian pasar rakyat termasuk Pasar Baru akan tutup sejak hari ini (20/3).
Baca juga : Destinasi Wisata Di Wilayah Kabupaten Pangandaran Ditutup
Iwan Suhermawan, ketua HP2B mengatakan, Tidak benar kabar itu dan Pasar Baru dalam hal ini yang merupakan salah satu pasar dibawah binaan
PD. Pasar buka seperti biasa selama 24 jam dan tetap melayani pengunjung dan pelayan-pelayan setianya.
Kami tetap setia melayani kebutuhan-kebutuhan pelanggan.Kami terus dan konsisten memberikan kenyamanan kepada semua pihak yang berhubungan dengan zregulasi pasar melalui źkoordinasi yang ibtens dengan pihak-pihak/instaansi terkait untuk tetap menjadikan Pasar Baru tetap aman dari bahaya penyebaran virus Covid-19.
Dan semua instruksi keamanan dan kenyamanan saya rasa sudah banyak beredar sampai ke tangan masyarakat dan semoga bisa dijadikan panduan apabila warga ada di lingkungan luar, lanjut Iwan.
Iwan berharap semoga aparat dan dinas terkait pro aktif dengan adanya masalah ini karena apabila tidak ada tindakan berita hoax semacam ini akan semakin memukul para pedagang yang pendapatannya sampai saat ini sudah terjun bebas bahkan penurunannya sampai 90%.
(Kang Amat)