Menurut Rosye, gawai juga bisa menjadi penyebab bibit-bibit sesorang menderita gangguan jiwa, terutama pada anak-anak, karena penyintas gangguan kejiwaan itu tidak mendadak, tetapi diawali dari pola asuh juga.
“ODGJ berat itu yang pasti dia tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Pengobatannya tidak bisa dengan obat saja, karena butuh melibatkan semua pihak. Makanya istilahnya Atasi Bersama Sehat Jiwa, Bersama Keluarga Atasi Gangguan Jiwa,” jelasnya.
Baca juga : Mandalika Fashion Carnaval Dalam Rangkaian Festival Bau Nyale di Lombok
Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Bandung, Intan Anisa Fatmawati menjelaskan, ada beberapa tahapan terkait gangguan kejiwaan tersebut yang jika tidak ditangani bisa menimbulkan masalah ke depannya.