Prabunews.com – Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) tengah membangkitkan kembali Pariwisata di Kota Bandung pasca pandemi. Melalui potensi yang banyak dimiliki, Pariwisata Kota Bandung bisa Kembali Berjaya.
Hal itu disampaikan Ketua Kompepar Kota Bandung, Dawny Elang Iswanto saat menggelar acara Halal bi Halal di Scarlet Dago Hotel Bandung Jalan Siliwangi No. 5 Bandung, Sabtu (4/5).
Di tahun 2021 lalu, pariwisata di Kota Bandung ada pada masa terpuruknya. Pandemi yang melanda Indonesia memang sangat berdampak. Di bidang jasa pariwisata, seperti pegawai, guide, maupun seniman, banyak yang akhirnya dulung tikar.
“Karena kan tidak bisa berkegiatan. Seniman yang biasanya membuat dan guide yang memandu jadi tidak bisa,” kata Dawny.
Adapun pada bulan Juni mendatang, Kompepar akan melakukan kegiatan dengan pengurus kecamatan.
“Rapat kerja di bulan juni awal untuk membahas konsep kegiatan sesudah pandemi. Kegiatannya sejalan dengan regulasi pemerintah,” jelas Dawny.
Kota Bandung mempunyai potensi yang berbeda di setiap wilayahnya. Maka dari itu, pariwisata kewilayahan menjadi salah satu konsentrasi untuk meningkatkan geliat kepariwisataan.
Fungsinya agar memiliki rekapan mengenai apa saya yang menjadi potensi dan apa yang harus diperkuat nantinya.
“Bila sudah ditentukan akan dipromosikan dan disikorerasi dengan dinas terkait. Seperti UMKM yang mengurusi produk-produk,” beber Dawny.
“Nantinya produk kewilayahan tersebut tinggal dimasifkan,” tambahnya.
Dawny menilai, pemerintahan saat ini tengah berusaha untuk menstabilkan Pariwisata di semua bidang. Ia pun mengatakan bahwa kuatnya Pariwisata Kota Bandung ini melalui bidaya dan Jasa.
Untuk itu, Kompepar siap berkolabirasi dengan Pemkot Bandung untuk menyukseskan pariwisata di Kota Bandung.
“Banyak pengusaha pariwisata, seniman, MC, kuliner juga fesyen diangkat dari sisi pariwisata sampai keunikan masing-masing. Sejauh ini Bandung diharapkan memiliki identitas keunikan, seperti Jogja atau kota kabupaten lain punya ciri khas,” katanya.
Ia juga berharap bahwa Kota Bandung ini menjadi etalase bagi Jawa Barat terkait pariwisata.
“Tak hanya hanya masyarakat, tetapi para penggiat dan tokoh pariwisata terutama di Disbudpar ikut andil dalam hal ini,” ujar Dawny.
Di tempat yang sama, Wali kota Bandung, Yana Mulyana berharap bisa berkolaborasi dengan Kompepar dalam menggiat ekonomi melalui Pariwisata.
“Saya yakin Pemkot Bandung berkolaborasi dengan Kompepar dan para penggiat pariwisata mampu memulihkan dunia pariwisata pasca pandemi,” ujar Yana.