Makassar, Prabunews.com – Hujan deras terus menerus yang mengguyur sebagian wilayah sulawesi selatan sejak hari kamis menyebabkan banjir bandang di dua kabupaten yaitu kabupaten jeneponto dan kabupaten bantaeng.
Di bantaeng sendiri banjir terjadi di daerah kelurahan pallantikang, mallilingi, letta, lembang, Bontosunggu, dan Bontorita, hingga sabtu pagi ini di laporkan ratusan warga masih mengungsi di tempat tempat yang di anggap aman. Banjir di bantaeng ini akibat meluapnya sungai calendu karena tidak mampu menampung debit air dari hulu.
Sementara banjir yang melanda jeneponto yang juga bersebelahan dengan bantaeng. Terjadi paling parah di daerah kecamatan Rumbia, air menggenang jalan poros rumbia yang menghubungkan tiga kabupaten yaitu jeneponto, Gowa dan Bantaeng.
Akibat banjir di kedua kabupaten tersebut di laporkan menelan korban jiwa, satu dari Bantaeng dan satu dari Jeneponto, di bantaeng korban adalah remaja 17 tahun bernama Haerul Fatta Ampa korban di temukan di dalam gorong gorong depan SD Be’lang kelurahan Bonto atu, kecamatan Bissapu. Dan korban di Jeneponto bernama Dg Mad, salah satu warga desa Rumbia Kecamatan Rumbia.
Selain korban jiwa, banjir juga menyebabkan hanyutnya beberapa rumah dan sejumlah ternak sapi.
(AT)