“Selain sebagai tempat kreasi dan inovasi berkesenian, Taman Budaya bisa menjadi ruang apresiator masyarakat, sebagai etalase seni budaya Jawa Barat, ruang pertemuan antara seniman, budayawan dan masyarakat, serta menjadi bagian dari daya tarik wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara”, jelas Kang Iyus Paser.

Kang Iyus Paser menegaskan, pihaknya tidak menolak pembangunan di Pangandaran, tetapi berharap Pakalangan Seni Pondok SenibPangandaran diperkuat dan dijadikan destinasi wisata budaya di Jawa Barat, bukan dimatikan.
Hari Minggu malam (29/12/2019) merupakan malam pertuniukan terakhir seni ronggeng amen di tahun 2019. Sejumlah penghargaan diberikan kepada para pecinta seni ronggeng, penari, penonton dan kalangan pemerhati kesenian tradisional.
(Mz)