Taufan memaparkan Program JRCP atau dalam istilah lain BARATA (JABAR TANGGUH BENCANA) merupakan program yang hadir sesuai konteks kebutuhan mengingat Jawa Barat merupakan miniatur Indonesia yang didalamnya terdapat resiko bencana ekologi.

Bahkan menurut Indeks Rawan Bencana (IRB) Nasional menempatkan Jawa Barat propinsi yang paling tertinggi, bahkan 4 daerah Jabar merupakan 5 besar IRB se Indonesia diantaranya 1. Garut , 2. Cianjur, 3 Sukabumi . 4. (daerah propinsi lain) . 5.Tasikmalaya.
Program ini diinisiasi sebagai bentuk keprihatinan terhadap hal tersebut. Program ini menitik beratkan pada upaya ketahanan/ketangguhan masyarakat Jabar khususnya menghadapi berbagai bencana melalui 9 pilar ketahanana (resiliensi) salah satunya adalah Resiliensi Center ( edukasi, informasi, kegiatan lingkungan Hidup, ketahanan pangan, evauluasi, kearifan lokal dsb)
Baca juga : Positif Kena Corona, 2 Orang Indonesia Dirawat Di Wilayah RI
Program ini menjadi templet Jangka panjang (10 tahun) ke depan. Harapannya banyak masyarakat jabar Tangguh menggahdapi Bencana lanjut Taufan.
Harapannya pertemuan bersama komunitas pesepeda ini bermuara terhadap semakin banyaknya dari teman2 pesepeda menjadi bagian dari program ini (relawan, agen perubahan dan influencer)
Agenda kegiatan selanjutnya adalah rangkaian kegiatan pralaunching yaitu roadshow sosialisasi program ke berbgai kalangan atau lapisan masyarat Jabar dan launching JRCP rencana dilaksanakan di halaman GD Sate , Sabtu, 21 Maret 2020.
Kegiatan itu sendiri akan diisi dengan kegiatan pameran, hiburan , diskusi dsb dan Bersepeda bareng dengan target diikuti oleh 2000 peserta.
( Kang Amat )