Sumedang, Prabunews.com – Operasi SAR pencarian korban tertimbun longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/1/2021) pukul 21.33 WIB secara resmi dihentikan.
Penutupan ini dilakukan menyusul kepastian jika penemuan dua jasad yang merupakan korban terakhir yang tertimbun tanah longsor. Semua korban sesuai data laporan orang hilang berjumlah 40 orang.
Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah di Pos SAR SMA Negeri Cimanggung, mengatakan, “Malam ini, adalah malam pencarian terakhir. Alhamdullah, pada hari kesepuluh operasi pencarian sebanyak 8 korban berhasil dievakuasi.”
“Pukul 21.35 WIB, pencarian terhadap korban longsor di Sumedang saya nyatakan selesai dan ditutup,” kata Deden, Senin (18/1/2021).
Dari total delapan korban yang pada hari ini ditemukan berada di sektor dua yaitu di lokasi rumah pada longsoran pertama.
Berikut data korban yang dievakuasi hari Senin adalah Abraham Sihombing, Roida Manaor Tampubolon (60), Daniel Alvaro Pasaribu (5), Boston Fanbel Pasaribu (1), Natasya Sihombing (12), Cincin Rosa Arga Pasaribu (12), dan 2 orang belum teridentifikasi.
Sementara Dandim 0610/Sumedang, Letkol Inf. Zaenal Mustofa dalam sambutannya di kesempatan itu memberikan apresiasi atas keberhasilan Tim SAR gabungan dalam melaksanakan operasi pencarian.
“Ini sungguh sebuah prestasi yang sangat luar biasa. Hingga seluruh korban sebagaimana yang dilaporkan masyarakat dapat diketemukan seluruhnya,” kata Zaenal Mustofa.
Diketemukannya seluruh korban, menurut Zaenal Mustofa tentu saja memiliki arti tersendiri bagi para anggota keluarganya. Karena akhirnya seluruh jenazah korban berhasil diketemukan dan dievakuasi.
Operasi SAR hari ke 10 di fokuskan pada 2 sektor yaitu sektor 1 di rumah hajatan dan lapang voli serta sektor 2 di rumah terdampak pada longsoran pertama.
Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian menggunakan 3 Unit Excavator, Peralatan Ekstrikasi, Peralatan komunikasi, Peralatan medis dan APD Personal.
Unsur SAR yang terlibat yaitu Basarnas Bandung, PUPR, BPBD Pov Jabar & Sumedang, TNI/POLRI, TIM DVI Polda Jabar, PMI Prov Jabar, Dinkes Sumedang dan Potensi SAR Jawa Barat, SAR FKAM dengan total personil 273 orang.
(Red)