Batu Arca Ganesha dan 21 Manusia Kerdil Di Obyek Wisata Batu Cimahpar  Hanya Sebagai Batu Antik

“Saya tegaskan, bahwa batu tersebut adalah batu antic bukan batu sebagaimana yang diberitakan, dan saya tegaskan juga temuan dan dikumpulkannya batuan tersebut bukan untuk mencari sensasi, apalagi menjadi daya tarik objek wisata, karena tanpa mencari sensasi saja Cimahpar sudah dikenal,” ujar Anton.

Dijelaskan Anton, bebatuan tersebut untuk pertamakali ditemukan warga bertebaran di Cimahpar pada tahun 2013. Karena khawatir dimanfaatkan yang tidak-tidak saat itu batuan dikubur.

Baca juga : Mandalika Fashion Carnaval Dalam Rangkaian Festival Bau Nyale di Lombok

“ Ketika Cimahpar ini kembali kami tata, baru ingat lagi dan kembali digali,”jelas Anton.

Anton berharap masyarakat tidak perlu membesar-besarkan dan menambahkan informasi yang tidak jelas sumbernya. Sehingga temuan batu tersebut tidak merusak dan menyesatkan sejarah bagi generasi mendatang.

Scroll to Top