Prabunews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Garut, Jawa Barat masih terus melakukan evakuasi warga dari rumahnya yang terendam banjir. Mereka diungsikan ke tempat yang lebih aman sampai kondisi dinyatakan aman.
Kepala Pelaksana BPDB Kabupaten Garut, Satria Budi memastikan untuk melakukan penyelamatan warganya terlebih dahulu.
Intensitas hujan tinggi, kata dia, menjadi penyebab terjadinya banjir. Sejumlah kecamatan yang terendam banjir tersebut di antaranya Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kaler, Tarogong Kidu, Cikajang, Banyuresmi dan Cibatu terendam banjir.
Hujan tersebut sudah mengguyur wilayah Garut sejak hari Jumat (15/7) hingga Sabtu (16/7) menjelang siang.
“Ada intensitas tinggi dari jam 16.00 sampai 20.00 dan hari ini masih kondisi hujan di Garut,” terangnya.
Petugas gabungan pun memastikan warga yang terkena dampak banjir tersebut sudah berada di daerah aman dan terpantau.
Sementara terkait jumlah rumah serta kerugian dampak banjir, masih menunggu laporan dari masing-masing kecamatan serta peninjauan langsung di lapangan.
Kepala Polsek Tarogong Kidul Kompol, Alit Kadarusman menyebut bahwa sejumlah desa di wilayahnya telah diterjang banjir.
Adapun petugas gabungan lainnya sudah diterjunkan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir.
Wilayah Haurpan dan Sukakarya terendam air hingga 2 meter lantaran lokasinya dekat dengan bantaran Sungai Cimanuk.
untungnya tidak ada korban jiwa dalam perisitiwa ini selain rumah warga yang terendam. pun seluruh warga sudah berhasil dievakuasi.