Bandung | Prabunews.com – Memberikan pemahaman mendasar tentang pribadi sadar bencana merupakan bagian dari kebutuhan masyarakat yang tinggal di lokasi wilayah berpotensi bencana.
Itulah yang mendorong BPBD Kota Bandung untuk terus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi tanggap dan siaga bencana bagi masyarakat.
Salah satu ruang edukasi itu melalui kanal-kanal satuan pendidikan dasar dan menengah.
Kota Bandung sebagai kota yang memiliki potensi bencana tentunya masyarakatnya harus memahami betul potensi bencana itu sendiri.

Keberadaan potensi bencana baik bencana hidrometeorologi termasuk bencana gunung berapi dan potensi yang diakibatkan dari adanya sesar Lembang menjadi point penting dari upaya membangun kesadaran masyarakat.
Selain itu potensi bencana Banjir akibat perubahan tata ruang di wilayah Bandung Raya dan peliknya masalah sampah menjadi perhatian serius dari OPD yang baru dilahirkan di kota Paris Van Java ini.
Pada hari ini (16/7) hal itu disampaikan oleh Tim BPBD Kota Bandung di hadapan 554 peserta didik SMPN 55 Kota Bandung.
Semoga dengan adanya penetrasi pemahaman sadar bencana masyarakat kita termasuk warga pendidikan akan semakin memiliki kesiapsiagaan bencana yang maksimal.(Kang Amat)